DIKSIMERDEKA.COM, GIANYAR – Tiga organisasi besar pemuda yaitu Karang Taruna Kabupaten Gianyar, KNPI Kabupaten Gianyar, dan Pemuda Demokrat Indonesia menggelar aksi sosial bertajuk “Harmoni dalam Bhakti”. Aksi ini Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan dan pelestarian nilai spiritual.

Terdapat tiga pura cagar budaya di wilayah Gianyar yang menjadi sasaran yakni Pura Kebo Edan (Pejeng), Pura Pagulingan (Manukaya), dan Pura Mengening (Tampaksiring).

Rangkaian acara dimulai dengan aksi mereresik (bersih-bersih area pura), sembahyang bersama, pemberian punia, hingga diakhiri dengan ritual melukat bersama.

Dalam kegiatan ini, para pemuda menyalurkan bantuan punia yang menyasar langsung kebutuhan pura dan para pengayah, antara lain dupa dan pengadaan tempat sampah (organik & anorganik) sebagai upaya menjaga kebersihan pura secara berkelanjutan.

Baca juga :  Peradah Komit Dukung M. Ryano Panjaitan Sebagai Ketum KNPI

Sementara itu, untuk pemangku diberikan kamen dan saput sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para pemangku dalam melayani umat.

Kegiatan ini merupakan after event atau tindak lanjut dari kesuksesan kolaborasi Gianyar Health Run 2025.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Gianyar sekaligus Steering Committee kegiatan, I Komang Adi Sudarta, menekankan bahwa soliditas antarorganisasi adalah fondasi utama pembangunan pemuda saat ini.

“Di era organisasi hari ini, kolaborasi adalah kunci. Kita tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri jika ingin menciptakan dampak yang luas bagi masyarakat. ‘Harmoni dalam Bhakti’ adalah bukti bahwa ketika pemuda Gianyar bersatu, hal-hal besar baik dari sisi sosial maupun spiritual kita wujudkan bersama,” ujar Komang Adi

Baca juga :  Musda KNPI Denpasar, Anom Prawira Terpilih Ketua

Ketua Panitia, Pande Wayan Kamas Indrawan menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pendukung lokal yang membantu optimalisasi anggaran sehingga kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Kadek Winnie Kaori selaku CEO Kaori Group atas dukungan dupa untuk kebutuhan pura, Toko Ibu Ni Kadek Suartini dan Pasar Seni Sukawati, atas dukungan kamen dan saput berkualitas untuk para pemangku.

Baca juga :  Musda KNPI Denpasar, Anom Prawira Terpilih Ketua

Toko 88 Perabot Rumah Tangga atas dukungan penyediaan tempat sampah organik dan anorganik.

“Dukungan dari para mitra sangat berarti. Dengan dana yang terbatas, kami tetap bisa memberikan manfaat maksimal berkat sinergi dari pihak-pihak yang memiliki visi yang sama untuk Gianyar,” tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan prosesi melukat di Pura Mengening, sebagai simbol pembersihan diri dan penyegaran semangat para pemuda untuk terus berbakti kepada nusa dan bangsa.

Editor: Agus Pebriana