DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – I Gede Panca Kusuma berhasil menjadi nahkoda baru Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Denpasar periode 2025-2027. Panca menggantikan Dewa Permana Ketua periode 2023-2025.

Panca terpilih dalam Forum Sabha ke XIV, bertempat di Rumah kebangsaan dan kebhinekaan Pasraman Satyam Eva Jayate, Minggu, (07/12/2025).

Dalam sambutanya sebagai ketua, Panca menyatakan bahwa Sabha XIV PC KMHDI Denpasar adalah momentum untuk mempererat mahasiswa Hindu Denpasar dalam satu bingkai kesatuan.

“KMHDI adalah organisasi kesatuan. Artinya organisasi KMHDI memiliki kondisi utuh, tunggal, dan tidak terpecah-belah. Kesatuan juga berarti menyatukan berbagai perbedaan (suku, agama, budaya) menjadi satu kesatuan yang harmonis . Sabha yang telah kita laksanakan ini pada dasarnya merupakan momentum mempererat mahasiswa Hindu,” ungkapnya.

Baca juga :  Banjir dan Sampah Diharapkan Jadi Tema Debat Pilwali Denpasar 2024

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa di era kepemimpinya fokus penguatan sumber daya manusia Hindu akan menjadi prioritas.

Sementara itu, demisioner Ketua PC KMHDI Denpasar periode 2023-2025 Dewa Permana, mengucapkan selamat atas terpilihnya nahkoda baru di PC KMHDI Denpasar dan berharap mampu memimpin keberlangsungan organisasi agar lebih baik lagi.

Baca juga :  KMHDI Denpasar Soroti Maraknya Kriminalitas Jelang Nyepi

“Organisasi ini bukan milik ketua saja, tapi jadi milik kita bersama. Saya sangat berharap kawan-kawan semua, untuk tetap membantu kepengurusan yang baru nanti agar segala visi misi yang diharapkan sebelumnya tercapai” harap Dewa Permana

Adapun kegiatan Sabha XIV PC KMHDI Denpasar berlangsung dengan sangat khidmat.

Ketua Umum PP KMHDI yang saat itu diwakili oleh Kepala Departemen Organisasi, Dewa Gede Ginada, menyebutkan betapa pentingnya kader KMHDI untuk cepat dalam menanggapi isu isu eksternal.

Baca juga :  Banjir dan Sampah Diharapkan Jadi Tema Debat Pilwali Denpasar 2024

“Saya ucapkan selamat kepada Ketua PC KMHDI Denpasar Periode 2025-2027. Jangan lupa kita sebagai kader KMHDI, kita harus cepat tanggap dalam menanggapi berbagai persoalan dan isu-isu yang terjadi di eksternal. KMHDI adalah wadah pemersatu dan alat pendidikan kader.

“KMHDI merupakan wadah bagi mahasiswa Hindu untuk mengambankan diri. Karena itu saya sangat berharap, kedepan PC KMHDI Denpasar menjadi pimpinan cabang yang berhasil mempersiapkan SDM Hindu yang berkualitas,” tambahnya.

Editor: Agus Pebriana