DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital Prananda Prabowo dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dijadwalkan akan membuka Kick-off Soekarno Cup 2025 di Bali, besok.

Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Soekarno Cup 2025, Made Agus Mahayastra dalam konferensi pers usai acara drawing, di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Art & Creative Hub, Denpasar Kamis (4/12/2025).

“Besok yang membuka kick-off Mas Prananda Prabowo didampingi Sekjen PDI Perjuangan, Mas Hasto Kristiyanto,” ungkapnya.

Baca juga :  Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Penuhi Pemeriksaan KPK sebagai Tersangka

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri dikatakan akan hadir saat final tanggal 13 Desember 2025.

Dalam kick-off, Agus Mahayastra mengatakan Prananda dan Hasto akan didampingi oleh delapan DPD PDI Perjuangan peserta Soekarno Cup 2025 yang ditandai dengan penendangan bola ke gawang oleh Prananda Prabowo.

Sementara itu, Koordinator Teknis Pertandingan, AA Putu Sudirka Yoga Semadi mengatakan persiapan Soekarno Cup 2025 berjalan dengan baik. Turnamen ini akan menyajikan tontonan gratis bagi pecinta sepak bola lokal.

Baca juga :  Hasto Ungkap Pertemuan Prabowo- Megawati sebelum Pelantikan Presiden

“Kami yakin persiapan sudah bagus dan siap memberikan tontonan terbaik pada event usia muda ini,” katanya.

Adapun babak penyisihan akan berlangsung pada 5, 7, dan 9 Desember 2025. Tim juara dan runner-up dari setiap grup bakal melaju ke semifinal pada 11 Desember di Stadion Ngurah Rai, sebelum menuju partai puncak di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada 13 Desember 2025.

Adapun hasil pengundian, Grup A dihuni tuan rumah Banteng Bali bersama Banteng Tapanuli Utara, Banteng Papua Tengah, dan Banteng Jawa Tengah.

Baca juga :  Jokowi Watimpres, Hasto: Harusnya Diisi Tokoh dengan Komitmen Kuat Terhadap Negara

Komposisi ini membuat Grup A disebut sebagai salah satu grup paling kompetitif, mengingat Bali dan Jawa Tengah dikenal sebagai penghasil pemain muda berbakat, sementara Papua Tengah dan Tapanuli Utara masuk kategori kuda hitam.

Di Grup B, persaingan tak kalah ketat. Banteng Jakarta Banten, Banteng Jawa Barat, Banteng Jawa Timur, dan Banteng Sulawesi Selatan siap berebut dua tiket menuju semifinal. Pertemuan tiga tim besar dari Jawa dengan kekuatan ibukota membuat Grup B sulit diprediksi.

Editor: Agus Pebriana