DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR — Suasana khidmat menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan saat warga binaan beragama Hindu melaksanakan persembahyangan bersama dalam rangka Hari Raya Suci Galungan.

Kegiatan yang dipusatkan di Pura Padmasana Lapas, Rabu (20/11/2025), itu berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan, menjadi wujud pembinaan spiritual yang terus diperkuat oleh pihak Lapas.

Baca juga :  Lapas Kerobokan Laksanakan Razia Serentak Gabungan, Pastikan Lingkungan Aman

Persembahyangan ini tidak hanya menjadi sarana pemenuhan hak beribadah warga binaan, tetapi juga momentum untuk merayakan kemenangan Dharma (kebaikan) melawan Adharma (kejahatan).

Kegiatan terasa semakin bermakna dengan hadirnya Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, yang turut mendampingi jalannya persembahyangan. Kehadirannya menjadi penegasan bahwa pembinaan mental dan spiritual merupakan bagian penting dari proses reintegrasi sosial warga binaan.

Baca juga :  14 Pegawai Lapas Kelas IIA Kerobokan Naik Pangkat Usai Tuntaskan Pendidikan Tinggi

“Perayaan Galungan di Lapas ini bukan sekadar ritual, tetapi momentum penting bagi seluruh warga binaan untuk melakukan introspeksi diri dan memantapkan niat baik,” ujar Hudi.

Ia berharap semangat kemenangan Dharma dapat menjadi bekal spiritual bagi warga binaan untuk kembali menjadi pribadi yang lebih baik, jujur, dan bertanggung jawab ketika kembali ke masyarakat.

Baca juga :  Ramadan Penuh Makna, Lapas Kerobokan Fasilitasi Buka Puasa Warga Binaan Bersama Keluarga

Editor: Agus Pebriana