DIKSIMERDEKA.COM, JEMBER – Kabupaten Jember akan memiliki penerbangan langsung Jakarta–Jember menggunakan pesawat ATR mulai 17 Agustus 2025. Rute ini akan melayani penerbangan dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Notohadinegoro.

Pemerintah Kabupaten Jember memastikan semua persiapan telah dilakukan, mulai dari pengecekan fasilitas bandara hingga rapat koordinasi bersama pihak terkait untuk memastikan kelancaran operasional.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan kesiapan penuh dalam menyambut rute penerbangan baru ini setelah melakukan pengecekan langsung di bandara.

Baca juga :  PKB Jember Dukung Reaktivasi Bandara Notohadinegoro, Apresiasi Kinerja Bupati

“Setelah kami tadi melihat semua kondisi Bandara Kabupaten Jember dan juga mengadakan rapat di dalam bandara, saya pikir tanggal 17 Agustus kami siap untuk melakukan soft launching penerbangan kembali Jakarta–Jember dan Jember–Jakarta,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Rute penerbangan ini disebut akan menjadi yang pertama menghubungkan Jember secara langsung dengan ibu kota negara tanpa transit di bandara lain.

Baca juga :  Tuan Rumah Ukir Prestasi, Jember Raih Peringkat Tiga MTQ XXXI Jawa Timur

Gus Fawait optimistis keberadaan rute baru ini akan membawa dampak positif, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan sektor pariwisata.

“Mudah-mudahan ini memberi manfaat yang konkret untuk kesejahteraan warga Jember, untuk penurunan kemiskinan dengan cara meningkatkan investasi dan pariwisata,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa keberhasilan mewujudkan penerbangan ini merupakan hasil kerja sama dan dukungan banyak pihak di berbagai sektor.

Baca juga :  Pesona Budaya Nusantara Warnai WACI 2025 di Jember

“Semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah bagi kita semuanya dan saya mohon doa untuk seluruh warga Jember. Niat kita untuk membawa Jember baru, Jember maju, salah satunya dengan mengaktifkan kembali bandara,” pungkasnya.

Dengan dibukanya rute ini, diharapkan akses transportasi udara ke Jember semakin mudah, cepat, dan efisien, sehingga mendukung mobilitas masyarakat maupun pelaku usaha.