Denpasar Jadi Pilot Project Penanggulangan Kebakaran Nasional
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Kota Denpasar ditunjuk menjadi pilot project nasional penanggulangan kebakaran oleh Kementerian Dalam Negeri. Program ini merupakan bagian dari peningkatan kapasitas masyarakat terhadap risiko kebakaran, termasuk melalui pengadaan 16 unit kendaraan operasional yang akan dihibahkan pemerintah pusat.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar Alit Wiradana saat menyampaikan sambutan dalam acara Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) Tahun 2025, bertempat di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Jumat (01/08/2025).
“Penanganan kebakaran harus dimulai dari pencegahan. Dan itu hanya bisa dilakukan jika masyarakat dilibatkan sejak awal,” tegas Sekda Alit Wiradana.
Ia menambahkan, kebakaran tak hanya menyebabkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak sosial, ekonomi, hingga budaya. Karena itu, Pemerintah Kota Denpasar telah menindaklanjuti penunjukan ini dengan mengirimkan Surat Pernyataan Kesediaan Nomor 300/176/Disdamkar tertanggal 29 Desember 2023.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Alit juga mengapresiasi jajaran Dinas Damkar dan seluruh masyarakat yang telah menunjukkan partisipasi dan kepekaan terhadap penanggulangan kebakaran di wilayah Denpasar.
Sementara itu, Kadis Damkar I Made Tirana menjelaskan, REDKAR 2025 diikuti 50 peserta yang merupakan kader dari desa dan kelurahan se-Denpasar. Masing-masing kecamatan mengirimkan 12 hingga 13 orang relawan.
Peserta akan mendapatkan pembinaan berupa teori dasar penanggulangan kebakaran serta simulasi lapangan, dengan narasumber dari Damkar Kabupaten Badung.
“Pembentukan REDKAR ini juga menjadi salah satu syarat menerima bantuan hibah kendaraan dari pusat. Selain SDM, kami juga siapkan lokasi garasi untuk unit kendaraan yang akan dikirim,” ujarnya.
Adapun jenis kendaraan yang akan dihibahkan adalah mobil pemadam kapasitas 1.000 liter air, lengkap dengan perlengkapan first aid untuk mendukung penanganan cepat.
Salah satu peserta, Suartana, menyambut baik pelatihan ini. “Kami merasa lebih siap jika nanti ada kejadian darurat. Pelatihan ini sangat berguna bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan REDKAR ini diharapkan dapat membangun ketangguhan masyarakat serta mendorong terpenuhinya Standar Pelayanan Minimal (SPM) Sub Urusan Kebakaran di Kota Denpasar.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan