DIKSIMERDEKA.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember segera memiliki jalan tol setelah mendapat lampu hijau dari pemerintah pusat. Proyek ini menjadi bagian dari program strategis daerah.

Jalan tol tersebut akan menghubungkan wilayah Jember, Bondowoso, hingga Situbondo. Tahapan pembangunan kini telah memasuki tahap perencanaan dan pengembangan oleh pemerintah pusat.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, mengungkapkan bahwa upaya panjang pemerintah daerah mulai membuahkan hasil positif untuk akses infrastruktur wilayah timur Jawa Timur tersebut.

Baca juga :  Akan Luncurkan Program Home Care, Bupati Fawait Tegaskan Tidak Ada Lagi Warga Jember Sulit Akses Kesehatan

“Saya beri sedikit bocoran. Kita telah berhasil meyakinkan pemerintah pusat untuk membuat perencanaan pembangunan Jalan Tol di Kabupaten Jember,” jelas Gus Fawait, Minggu (27/7/2025).

Selain jalan tol, Pemkab Jember juga tengah mempersiapkan reaktivasi Bandara Notohadinegoro yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025 mendatang.

Baca juga :  Bupati Fawait Targetkan Kopi Silo Jember Tembus Pasar Internasional

“Mohon doanya, semoga bisa terlaksana dalam 5 tahun ke depan,” imbuh Gus Fawait, menyinggung pembangunan rumah sakit baru dan perbaikan pasar tradisional.

Pembangunan flyover yang diusulkan dalam program infrastruktur daerah juga diharapkan rampung pada tahun 2026 sebagai solusi kemacetan kota.

“Makanya, hingga Agustus ke depan, kita ini masih sering bolak-balik Jakarta, untuk mengakses APBN,” lanjutnya menjelaskan upaya penguatan anggaran dari pusat.

Baca juga :  Warga Karangharjo Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah, Gus Fawait: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Rakyat

Fawait menekankan bahwa keterbatasan APBD Jember menjadi alasan utama menggandeng pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Karena pembahasan APBN finalnya bulan Agustus 2025,” pungkasnya, menutup penjelasan tentang strategi pembangunan jangka menengah di Kabupaten Jember.