DIKSIMERDEKA.COM, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen mengembalikan kejayaan kopi lokal, khususnya dari Kecamatan Silo, agar kembali eksis di pasar ekspor internasional.

Bupati Jember Muhammad Fawait menilai kopi Jember memiliki kualitas unggul, tidak kalah dengan kopi dari daerah lain di Indonesia.

Komoditas kopi dinilai sangat potensial untuk mendongkrak perekonomian masyarakat sekaligus menjadi produk andalan ekspor Jember ke luar negeri.

Baca juga :  Gus Fawait Targetkan 2026, Jember Jadi Sentra Pangan Jawa Timur Lewat Pembangunan Irigasi

“Desa Sidomulyo akan mengekspor kopi lagi tahun ini. Kami ingin petakan desa-desa penghasil kopi untuk optimalisasi,” ujar Bupati Fawait.

Ia menegaskan pentingnya strategi khusus agar pengelolaan kopi di Jember bisa maksimal dan berdampak bagi kesejahteraan petani.

Bupati Fawait juga mengungkapkan fakta menarik saat dirinya berkampanye di Kecamatan Silo. Banyak warga naik haji dari hasil menjual kopi.

Baca juga :  Pertamina Apresiasi Bupati Fawait: Stok BBM Jember Melonjak Lebih dari 100%

“Kemarin waktu saya kampanye di Silo, banyak orang naik haji dari hasil kopi,” ungkapnya sambil tersenyum.

“Artinya kan kopi ini jadi andalan ke depan bagi Kabupaten Jember, baik untuk kebutuhan lokal maupun ekspor,” tambahnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Jember akan memetakan desa penghasil kopi unggulan untuk kemudian diberikan dukungan dan pembinaan.

Baca juga :  80,7 Persen Masyarakat Jember Puas, Kinerja Bupati Fawait Berjalan Maksimal

Fawait menyatakan dirinya siap menjadi duta promosi kopi Jember di berbagai kesempatan kunjungan kerja, baik di dalam maupun luar negeri.

“Kita ini cuma kalah promosi saja. Ada yang mengklaim dirinya kabupaten republik kopi dan sebagainya,” ucap Bupati Fawait.

“Kita bukan republik kopi, tapi kita surganya kopi. Hanya kopi terbaiklah yang dihasilkan Kabupaten Jember,” tandasnya penuh keyakinan.