DIKSIMERDEKA.COM, JABAR – Gubernur Bali Wayan Koster terus menunjukkan komitmen dalam memperkuat kepemimpinan strategis melalui keikutsertaannya dalam Retret Kepemimpinan Kepala Daerah Gelombang II di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Jawa Barat.

Pada hari ketiga retret, Selasa (24/6/2025), Koster bersama bupati/walikota se-Bali dan para kepala daerah lainnya mendalami pemaparan materi dari Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Rahmat Pambudi, dan Wakil Menteri Keuangan, Suhasil Nazara.

Baca juga :  Hari Kedua Retreat, Kepala Daerah di Bali Terima Materi Pemberantasan Korupsi

Dalam sesi ini, peserta retret mendapatkan penjelasan tentang arah kebijakan pembangunan jangka menengah serta sinergi fiskal antara pemerintah pusat dan daerah. Materi tersebut ditekankan sebagai fondasi dalam mewujudkan pembangunan yang adil, merata, dan berkelanjutan.

Dilanjutkan pada sesi kedua, para peserta menyimak pandangan strategis dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Deputi Kemenko Polhukam, dan Wakil Menteri Hukum dan HAM. Sesi ini menyoroti pentingnya menjaga stabilitas politik, memperkuat ketahanan budaya, serta menegakkan hukum sebagai penyangga utama keberhasilan pembangunan daerah.

Baca juga :  Kepala Daerah di Bali Ikuti Retreat Kepala Daerah Gelombang II.

“Materi ini menjadi bekal penting dalam menyelaraskan program pembangunan daerah dengan visi besar pembangunan nasional,” ujar Koster.

Kehadiran Koster dalam seluruh sesi menunjukkan keseriusannya dalam menyelaraskan program pembangunan Bali dengan kebijakan nasional. Selain itu, ia juga menyerap wawasan terkait tata kelola keamanan dan budaya yang menjadi perhatian penting dalam era transformasi global.

Baca juga :  Koster Paling Menonjol dalam Kedisiplinan di Retret IPDN

Pada hari-hari sebelumnya, Koster tampil menonjol dalam kedisiplinan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, termasuk pola hidup ala militer yang diterapkan panitia. Hal ini menjadi cerminan kesiapan dan komitmen kuat Koster dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan di daerah.

Retret ini akan berlangsung hingga Kamis 26 Juni 2025 dengan agenda yang dirancang untuk memperkuat integrasi antara visi nasional dan pelaksanaan kebijakan di tingkat daerah.