Hardiknas 2025, KMHDI Soroti Belum Meratanya Guru Agama Hindu
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) menyoroti belum meratanya distribusi guru agama Hindu di berbagai daerah di Indonesia. Hal itu disampaikan untuk menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025.
Ketua Umum PP KMHDI, I Wayan Darmawan mengatakan pihaknya banyak menerima laporan dari anggota di daerah bahwa guru agama Hindu masih sulit dijumpai terutama di wilayah-wilayah luar Bali.
“Kami masih menemukan banyak sekolah di luar Bali yang tidak memiliki guru agama Hindu tetap. Akibatnya, siswa Hindu tidak mendapatkan pembinaan spiritual dan pemahaman agama yang memadai,” ujar Darmawan.
KMHDI mencatat bahwa beberapa provinsi dengan populasi umat Hindu yang cukup signifikan seperti Nusa Tenggara Barat, Lampung, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Tengah, dan Maluku masih kekurangan tenaga pendidik agama Hindu yang berstatus pegawai negeri sipil maupun honorer.
Menurut Darmawan, kekurangan guru agama ini berdampak langsung pada kualitas pendidikan agama Hindu dan dapat memengaruhi pembentukan karakter siswa Hindu sejak dini.
Darmawan menambahkan, dalam semangat Hardiknas, pemerintah diharapkan tidak hanya fokus pada infrastruktur dan teknologi pendidikan, tetapi juga pada aspek keadilan dan pemerataan tenaga pendidik lintas agama, khususnya agama Hindu
“Kami mendesak Kementerian Agama dan Kemendikdasmen untuk membuat kebijakan afirmatif, termasuk rekrutmen khusus guru agama Hindu, agar pendidikan berbasis kepercayaan ini bisa dinikmati secara merata oleh seluruh umat,” tegas Darmawan.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan