DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Gubernur Bali terpilih Wayan Koster mengatakan bahwa dirinya akan tancap gas memperluas penggunaan aksara Bali pada periode kedua nanti.

Hal itu disampaikan saat menghadiri pembukaan Bulan Bahasa Bali ke-VII, bertempat di Art Center, Denpasar, Sabtu (15/02/2025).

Koster mengatakan perluasan penggunaan aksara Bali akan dilakukan disemua lini kehidupan, termasuk bagi produk-produk hasil industri UMKM di Bali.

Baca juga :  Gubernur Koster Angkat Suara Soal Bali Mundur dari WBG 2023

“Di periode yang kedua ini saya akan memperluas dan memantapkan penggunaan bahasa Bali di semua lini kehidupan termasuk di produk-produk UMKM di Bali akan diwajibkan menggunakan aksara Bali,” terangnya.

Lebih jauh, Koster mengatakan penggunaan aksara bahasa Bali pada produk UMKM dilakukan di nama produk tersebut.

Baca juga :  Gubernur Bali Apresiasi Gerakan Diversifikasi dan Ekspose UMKM Pangan Lokal di Bali

Ia mencotohkan penggunaan aksara Bali sudah dilakukan di produk UMKM arak bali. ia mengatakan 99 persen produk arak Bali telah menggunakan aksara.

“Kalau dia (UMKM arak Bali) tidak menggunakan bahasa Bali saya larang untuk dipasarkan. Nanti produk-produk lain semuany akan seperti itu,” terangnya.

Baca juga :  Koster Bedah “Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali” Bersama Pemuda dan Mahasiswa

Koster menyebutkan bahwa nanti akan ada lembaga khusus yang bertugas memberikan sertifikasi bagi produk yang ingin menggunakan aksara Bali.

Editor: Agus Pebriana