DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Wayan Koster mengaku disamping menghabiskan waktu liburan di kampung halaman Desa Sembiran Buleleng, dirinya juga tengah memikirkan strategi untuk memenangkan PDIP secara mutlak di Bali pada Pemilu 2024 usai tak menjabat sebagai Gubernur Bali.

Seperti diketahui jabatan Koster-Cok Ace sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali resmi berakhir pada Selasa (05/09/2023). Dia digantikan oleh Sang Made Mahendra Jaya yang kini menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Bali.

Baca juga :  Koster Lantik 21 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkungan Pemprov Bali

“(Selain liburan) pasti juga mikirin politik supaya PDI Perjuangan menang mutlak di Bali Pemilu 2024,” terang Koster ketika ditanya terkait aktivitasnya usai tidak menjabat sebagai Gubernur Bali, bertempat di Art Center, Denpasar, Jumat (08/09/2023).

Disamping memastikan agar PDIP menang mutlak pada Pemilu 2024, Koster yang merupakan Ketua DPD PDIP Bali juga menargetkan calon presiden (Cepres) yang diusung PDIP yakni Ganjar Pranowo dapat meraup minimal 90 persen suara di Bali.

Baca juga :  Pengamat Sebut Baliho Tidak Efektif sebagai Taktik Gait Suara

Sebelumnya dalam kesempatan penyerahan berkas Caleg PDIP untuk DPRD Bali ke KPU, Koster sempat mengungkapkan bahwa partainya menargetkan raihan 38 kursi DPRD Bali pada Pemilu 2024. Jumlah kursi tersebut naik dibandingkan perolehan 33 kursi pada tahun 2019.

Adapun daerah pemilihan yang ditargetkan menyumbang penambahan kursi PDIP yakni Buleleng dari sebelumnya enam kursi ditargetkan menjadi delapan kursi, kemudian Gianyar dari lima menjadi enam kursi, Karangasem dari tiga menjadi 5 kursi.

Baca juga :  Gubernur Koster Minta Pejabat ASN Pemprov Bali Tidak Aneh-Aneh

Lalu Klungkung dan Bangli dengan minimum dua kursi. Sementara Denpasar dari lima kursi bertambah jadi enam kursi. Tabanan dari empat jadi lima kursi, dan di Badung juga Jembrana dapat bertahan sebagaimana perolehan Pemilu 2019.

Reporter: Agus Pebriana