DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan beraktivitas normal seperti biasa seperti melaut, berdagang dan berwisata di pantai.

Jika merasakan gempabumi kuat dengan durasi yang lama, BMKG meminta masyarakat segera keluar rumah dan menjauhi pantai.

BMKG memprediksi berdasarkan pengamatan kegempaan di Selatan Bali, secara umum relatif aman dengan didominasi gempabumi magnitudo 3 – 4.

Baca juga :  Siklon Tropis Surigae Meningkat 24 Jam Kedepan, Sembilan Provinsi Diminta Tingkatkan Kesiapsiagaan

Adapun Informasi potensi gempa Megathrust yang berkembang saat ini bukanlah prediksi atau peringatan dini, sehingga diharapkan tidak dimaknai secara keliru seolah akan terjadi dalam waktu dekat.

Lebih jauh, terkait statemen gempa bumi di Selat Sunda dan Mentawai-Siberut tinggal menunggu waktu yang telah disampaikan sebelumnya, hal ini dikarenakan kedua wilayah tersebut sudah ratusan tahun belum terjadi gempa besar, namun bukan berarti akan segera terjadi gempa dalam waktu dekat.

Baca juga :  BMKG Prediksi 27,5 Persen Wilayah Indonesia Alami Curah Hujan Di Atas Normal

Dikatakan tinggal menunggu waktu disebabkan karena segmen-segmen sumber gempa di sekitarnya sudah rilis gempa besar, sementara Selat Sunda dan Mentawai-Siberut hingga saat ini belum terjadi.

Sampai dengan saat ini belum ada ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat memprediksi gempabumi dengan tepat dan akurat (kapan, dimana dan berapa kekuatannya), sehingga tidak dapat diketahui kapan gempa akan terjadi, sekalipun tahu potensinya.

Baca juga :  BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Bali hingga 17 Februari

Editor: Agus Pebriana