DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Ketua DPD PDI Perjuangan Wayan Koster resmi menutup Bulan Bung Karno Tahun 2024, bertempat di Plaza Renon, Minggu (30/06/2024).

Dalam kesempatan itu ia meminta generasi muda Bali tidak melupakan sejarah, terutama kepemimpinan Bung Karno dalam memerdekakan Indonesia.

“Saya mengingatkan kepada generasi penerus, anak-anak muda kita, peran kesejarahan kepemimpinan Bung Karno sejak muda berjuang mewujudkan Indonesia yang merdeka,” ungkap Koster.

Tanpa kehadiran Bung Karno beserta para pahlawan lainya kata Koster, tentu saja Indonesia tidak akan menjadi negara yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur.

Sebagai generasi penerus, Koster mengajak anak muda jangan meninggalkan sejarah. Koster mengatakan kita bisa berdiri tegak menjalankan kehidupan sebagaimana sekarang ini lantaran kemerdekaan yang diperjuangkan secara susah payah oleh para pahlawan.

Untuk itu ia pun berpesan agar generasi muda tidak melupakan sejarah dan turut serta mengisi kemerdekaan Indonesia. Ia meminta generasi muda mewarisi api Bung Karno bukan Abunya.

Baca juga :  Bantuan Persalinan Jadi Opsi Skema Insentif bagi Nyoman dan Ketut

Adapun bulan Bung Karno dirayakan selama satu bulan penuh dengan menghadirkan beragam lomba diantaranya cerdas cermat, karya tulis, konten kreatif, barista kopi Bali, mixologi arak Bali, dan KBS BIG Kita Festival.

Ketua DPD PDI Perjuangan Bali saat membagikan hadiah kepada pemenang pada penutupan Bulan Bung Karno tahun 2024, Minggu (30/06/2024). Foto: dok/Agus P

Wayan Koster mengatakan peringatan Bulan Bung Karno merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh DPD PDIP Bali sejak tahun 2015, yang kemudian diperkuat dengan terbitnya Peraturan Gubernur Bali Nomor 19 Tahun 2019 tentang Bulan Bung Karno di Provinsi.

Dan untuk tahun ini, Wayan Koster mengatakan Bulan Bung Karno dijadikan sebagai momentum untuk mensosialisasikan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2023 tentang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125.

Kemudian 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru, dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali.

Reporter: Agus Pebriana

Tutup Bulan Bung Karno, Ini Pesan Wayan Koster bagi Generasi Muda

Baca juga :  Camat Densel Ajak Generasi Muda Ingat Jasa Bung Karno

Ketua DPD PDI Perjuangan Wayan Koster resmi menutup Bulan Bung Karno Tahun 2024, bertempat di Plaza Renon, Minggu (30/06/2024).

Dalam kesempatan itu ia meminta generasi muda Bali tidak melupakan sejarah, terutama kepemimpinan Bung Karno dalam memerdekakan Indonesia.

“Saya mengingatkan kepada generasi penerus, anak-anak muda kita, peran kesejarahan kepemimpinan Bung Karno sejak muda berjuang mewujudkan Indonesia yang merdeka,” ungkap Koster.

Tanpa kehadiran Bung Karno beserta para pahlawan lainya kata Koster, tentu saja Indonesia tidak akan menjadi negara yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur.

Sebagai generasi penerus, Koster mengajak anak muda jangan meninggalkan sejarah. Koster mengatakan kita bisa berdiri tegak menjalankan kehidupan sebagaimana sekarang ini lantaran kemerdekaan yang diperjuangkan secara susah payah oleh para pahlawan.

Untuk itu ia pun berpesan agar generasi muda tidak melupakan sejarah dan turut serta mengisi kemerdekaan Indonesia. Ia meminta generasi muda mewarisi api Bung Karno bukan Abunya.

Baca juga :  Gubernur Koster Luncurkan Haluan Pembangunan Bali Masa Depan 2025-2125

Adapun bulan Bung Karno dirayakan selama satu bulan penuh dengan menghadirkan beragam lomba diantaranya cerdas cermat, karya tulis, konten kreatif, barista kopi Bali, mixologi arak Bali, dan KBS BIG Kita Festival.

Wayan Koster mengatakan peringatan Bulan Bung Karno merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh DPD PDIP Bali sejak tahun 2015, yang kemudian diperkuat dengan terbitnya Peraturan Gubernur Bali Nomor 19 Tahun 2019 tentang Bulan Bung Karno di Provinsi.

Dan untuk tahun ini, Wayan Koster mengatakan Bulan Bung Karno dijadikan sebagai momentum untuk mensosialisasikan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2023 tentang Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125.

Kemudian 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru, dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2023 tentang Provinsi Bali.

Reporter: Agus Pebriana