DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Gubernur Bali periode 2018-2024, Wayan Koster tetap melakukan komunikasi terkait keberlangsungan pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi meski sudah tidak lagi menjabat.

Komunikasi keberlangsungan pembangunan Jalan Tol dikomunikasikan Koster kepada Menteri PUPR, Dirjen Bina Marga dan Direktur Jalan Bebas Hambatan.

Ia pun memastikan pembangunan dengan menelan anggaran Rp 24 triliun lebih itu tetap berjalan.

Baca juga :  Gubernur Koster Buka Karnaval Pancasila Rumah KaKek Festival

“Jadi kalau ada yang mengatakan pembangunan jalan tol mangkrak. Saya katakan tidak benar,” terangnya dalam Kuliah Umum, bertempat di UNR Denpasar, Selasa (07/05/2024).

Koster menjelaskan sempat tersendatnya pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi disebakan ada permasalahan di internal konsorsium. Sehingga diambil alih oleh pemerintah.

Baca juga :  Tutup Bulan Bung Karno, Ini Pesan Wayan Koster bagi Generasi Muda

Meski demikian, ia mengatakan pengadaan lahan akan kembali dilakukan pada Juni dan Juli tahun 2024. Sementara pembangunan fisik akan mulai dilanjutkan September tahun ini.

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi mangkrak.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan pengembangan tol tersebut tengah mengalami kesulitan anggaran untuk menyelesaikan pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi.

Baca juga :  Revisi Perda Pungutan Wisman Buka Kesempatan Kerjasama dengan Imbal Jasa Hingga 3%

Untuk diketahui, Tol Gilimanuk-Mengwi bakal dibangun dengan total panjang 96,84 kilometer. Jalan bebas hambatan ini dikerjakan dalam tiga tahap.

Tahap I pembangunan jalur Tol Gilimanuk-Pekutatan sepanjang 53,6 kilometer, tahap II Pekutatan-Soka sepanjang 24,3 kilometer, dan tahap III Soka-Mengwi sepanjang 18,9 kilometer.

Reporter: Agus Pebriana