Pj Gubernur Bali Apresiasi PBMB Buka Posko 24 Jam selama Karya ITBK Besakih
DIKSIMERDEK.COM, DENPASAR, BALI – Penjabat Gubernur Bali Sang Made Mahendra mengapresiasi peran Perkumpulan Bengkel Mobil Bali (PBMB) yang membuka posko siaga 24 jam selama berlangsungnya Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Besakih, Karangasem.
Diketahui sepanjang 1 bulan kedepan Pura Besakih akan dipadati oleh umat Hindu seluruh Bali, bahkan Indonesia untuk menunaikan persembahyangan dalam karya ITBK.
“Dan sudah barang tentu setiap pihak mengharapkan karya berjalan lancar, berhasil dan sempurna, termasuk kenyamanan para pemedek saat tangkil.
Untuk mewujudkannya tentulah tidak mudah, dibutuhkan kerja bersama semua pihak. Salah satunya dilakukan PBMB,” terangnya.
Sang Made Mahendra pun apresiasi inisiasi PBMB tersebut, sebagai salah satu wujud nyata partisipasi masyarakat masyarakat mensukseskan IBTK. Dilatari semangat ngayah, merupakan kearifan lokal yang tumbuh berkembang di kehidupan masyarakat Bali.
Konsepnya, mereka yang berniat baik, tulus, ikhlas dan memiliki kesempatan dapat turut serta ngayah, karena kegiatan ini tidak mendapatkan imbalan secara material. Namun dengan ngayah, sama dengan telah menunaikan dua kewajiban yakni sosial dan agama.
“Saya berharap kearifan lokal (ngayah) seperti ini terus lestari dan dilaksanakan. Begitu juga spirit ngayah dari Persatuan Bengkel Mobil Bali dan ORARI, Saya harapkan bisa menginspirasi komponen masyarakat lainnya untuk bersama-sama ngrombo, ngayah membangun Bali,” terangnya.
“Untuk itu, Saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas partisipasinya mensukseskan pelaksanaan IBTK tahun 2024, semoga bisa dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan,” pungkas Pj. Gubernur Bali.
Bak gayung bersambut, harapan Pj. Gubernur Bali ini pun mendapat dukungan dari Ketua Umum PBMB Jro Mangku Budiasa, yang menyatakan siap menggelar kegiatan sosial tersebut sepanjang masih mendapat izin dan dukungan dari pemerintah.
ia pun menguraikan beberapa kegiatan utama organisasi yang dipimpinnya yakni peningkatan SDM dengan pelatihan mekanik anggota sehingga bisa memiliki sertifikasi mekanik; suka duka untuk anggota, yang selama ini sudah diterapkan bagi anggota yang sakit atau keluarganya yang meninggal; menyelenggarakan bakti sosial seperti di Besakih serta kegiatan sosial lainnya seperti berperan aktif dalam penanggulangan kebencanaan; dan turut mengembangkan usaha perkoperasian dengan asas koperasi untuk anggota PBMB.
“Kami juga sangat berharap untuk kedepannya kegiatan bakti sosial pelayanan siaga emergensi 24 jam oleh perkumpulan kami bisa berjalan rutin. Kami siap mendukung pelaksanaan IBTK dengan dasar ngayah dan ngrombo, sehingga IBTK bisa berlangsung sukses. Mohon dukungan juga dari pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Baksos Posko Siaga, Putu Sumarajana menyampaikan teknis penanganan apabila terjadi kendala terhadap kendaraan para pemedek. Yang akan diambil alih oleh anggota penjagaan dengan sistem jadwal setiap hari ini sekitar 15 bengkel anggota PBMB.
“Anggota kami yang akan menjaga untuk kondisi emergensi selama 24 jam nonstop. Apabila terjadi masalah teknis, jika bisa langsung kami tangani maka akan ditangani ditempat. Namun jika tidak bisa diselesaikan di tempat, maka kita kondisikan dengan menderek membawa ke posko,” ungkapnya.
Editor: Agus Pebriana

Tinggalkan Balasan