DIKSIMERDEKA.COM, BANGKEP, SULTENG – Dua Tersangka korupsi pengelolaan keuangan daerah BPKAD Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) tahun anggaran 2019 diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah, Kamis (01/02/2024).

Dua tersangka yang diserahkan yaitu eks Kepala BPKAD Bangkep berinisial AT dan direktur CV.UL berinisial Z. Penyerahan ini seiring dengan berkas perkara telah dinyatakan lengkap atau P.21 oleh Kejati Sulteng.

Baca juga :  Polda Aceh Usut Kasus Korupsi Pengadaan Bebek Senilai Rp8,4 Miliar

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol. Djoko Wienartono mengatakan kerugian negara yang ditimbulkan akibat tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan daerah pada BPKAD Kabupaten Bangkep tahun anggaran 2019 sebesar Rp29.357.701.823.

Sementara itu, hasil penyelidikan dan penyidikan penyidik Subdit Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulteng mengungkap AT selaku Kepala BPKAD dan Bendahara Umum Daerah diduga melakukan perbuatan fiktif. Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sebanyak 10 SP2D dengan total Rp 29.357.701.823.

Baca juga :  Kejari Sorong Jemput Paksa Saksi Korupsi Jaringan Listrik di Raja Empat

Akibat perbuatannya, penyidik menjerat kedua tersangka dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 serta Pasal 18 ayat (1) UURI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UURI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UURI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

Baca juga :  Tim Kejagung dan Kejari Badung Sita Aset Terduga Pelaku Korupsi PT ASABRI

Editor: Agus Pebriana