DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyayangkan penyerangan Kantor Satpol PP Kota Denpasar oleh orang yang tidak dikenal buntut penertiban kawasan Jalan Danau Tempe yang disinyalir menjadi tempat prostitusi.

Menurutnya kejadian itu sangat mengganggu situasi keaman dan ketertiban di Kota Denpasar, pasca Satpol PP Denpasar yang melaksanakan tugas penertiban di kawasan Danau Tempe untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat.

Baca juga :  Jaya Negara Tegaskan Penanganan Sampah dan Kemacetan Jadi Prioritas

Ia pun mengatakan kejadian penyerangan di Kantor Satpol PP Denpasar telah dilaporkan ke pihak berwajib yakni Polresta Denpasar. Dari kejadian ini satu anggota Satpol PP Denpasar harus mendapatkan perawatan di RSUD Wangaya.

“Kami harapkan para pelaku penyerangan kantor Satpol PP Denpasar dapat ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku serta mendapatkan efek jera,” ujar Jaya Negara, Selasa (28/11/2023).

Baca juga :  Jadi Pelopor Umah RJ, Jaya Negara Terima Penghargaan dari Kajati Bali

Sementara Jro Bendesa Adat Intaran, A.A Alit Kencana menyampaikan kejadian ini sangat meresahkan situasi kamtibmas di wilayah Sanur.

Pihaknya berharap situasi seperti ini tidak terulang kembali, serta lokasi kawasan Danau Tempe yang disinyalir menjadi tempat prostitusi dapat dilakukan penertiban. Disamping itu lakukan penataan kawasan untuk lokasi tersebut yang jauh dari kesan prostitusi.

Baca juga :  Jaya Negara-Arya Wibawa Ikuti Prosesi Majaya-Jaya Jelang Pelantikan

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini, dan harapkan kejadian ini tidak terulang lagi dan mendorong Pemkot Denpasar lakukan penertiban,” ujarnya.

Editor: Agus Pebriana