DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Global Youth Conference (GYC) akan menyelenggarakan conference on Sustainable Development Goals ke-4, bertempat di Swissbell, Sanur, Denpasar dari 27-28 Oktober 2023. Dalam pertemuan ini akan dibahas 3 topik yaitu sustainable tourism grup, ocean conservation grup, zero waste zero.

Tema utama konferensi di tahun 2023 adalah “Sustainable Tourism, Marine Conservation, and Zero Waste” untuk mencerminkan komitmen GYC untuk memprioritaskan isu-isu lingkungan dan sosial yang mendesak dalam rangka mencapai tujuan-tujuan global dari sisi jurusan pendidikan dan passion kaum muda di masing-masing tema tersebut.

Acara ini akan dihadiri oleh lebih dari 50 delegasi dari 8 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Vietnam, Kepulauan Solomon, Timor Leste, Papua New Guinea, dan Australia. bersama dengan sejumlah pembicara dan narasumber terkemuka yang ahli di bidang mereka masing-masing.

Baca juga :  Menpar Widiyanti Tinjau Kawasan Wisata Sanur, Tekankan Pelayanan Prima di Libur Akhir Tahun

Co Founder GYC Ari Gunawan mengatakan selain menjadi ajang bagi kaum muda untuk berbagi ilmu dan memperkenalkan inovasi dan inisiatif berkelanjutan dari daerah masing-masing, GYC 2023 juga akan mengumpulkan capaian-capaian dan aspirasi kaum muda dari setiap daerah untuk disatukan menjadi laporan peran kaum muda dalam Tujuan Berkelanjutan Global yang akan disampaikan kepada lembaga-lembaga nasional dan internasional.

Pada tahun ini conference GYC rencananya akan dibuka secara resmi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno, dan Koordinator Tim Ahli Sekretariat Nasional BAPPENAS RI Yanuar Nugroho.

“GYC 2023 juga akan menghadirkan pembicara-pembicara berbobot baik dari tingkat lokal hingga internasional untuk mengangkat isu-isu SDGs dari sudut pandang kepemudaan, melalui sesi-sesi interaktif yang seluruhnya dilaksanakan dalam Bahasa Inggris,” terangnya, Sabtu (21/10/2023).

Baca juga :  Wamen Ni Luh Puspa dan Isyana Bagoes Oka Apresiasi Kemegahan Pesta Kesenian Bali

GYC 2023 yang berlangsung selama 2 hari ini akan ditutup dengan deklarasi pemuda untuk SDGs yang merangkum seluruh aspirasi dari delegasi-delegasi muda di 8 negara yang tertuang selama 2 hari konferensi.

Ari Gunawan menjelaskan tujuan Pembangunan Global adalah serangkaian tujuan global yang dicanangkan oleh PBB untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi planet ini, dan memastikan bahwa semua orang menikmati perdamaian dan kemakmuran pada tahun 2030.

Dalam rangka mengawal tujuan tersebut dari sisi kepemudaan, GYC pun berkomitmen untuk menjalankan konferensi GYC hingga tahun 2030 mendatang sehingga tingkat capaian anak muda dalam SDGs setiap tahunnya hingga tahun 2030 akan terekam dalam kegiatan-kegiatan GYC.

Seperti diketahui Global Youth Conference on SDGs (GYC) adalah konferensi tahunan yang diselenggarakan oleh Yayasan GEMPITA. Acara ini berfokus pada pendidikan dan advokasi untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di kalangan pemuda.

Baca juga :  Global Youth Conference 2022 Akan Angkat Empat Topik Ini

Sejak 2020, GYC telah berhasil melibatkan lebih dari 2500 delegasi muda dari berbagai negara, serta membentuk komunitas kepemudaan sekaligus kepanitiaan yang merangkul kaum muda dari pulau Sumatera hingga Papua.

Misi besar GYC adalah agar anak muda memiliki platform untuk berkolaborasi bersama-sama mencapai hal-hal positif yang sepenuhnya dimiliki dan dijalankan oleh kaum muda, dengan kaum muda Indonesia sebagai tuan rumah yang mampu merangkul kaum muda dari negara-negara lainnya.

Hal ini terbukti dengan sukses terselenggaranya GYC setiap tahun sejak 2020 dan pada tahun 2023, sudah mengajak 7 negara lainnya untuk berpartisipasi dalam konferensi tingkat internasional yang digerakan kaum muda Indonesia dari usia SMA dan kuliahan.

Reporter: Agus Pebriana