DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar menggelar pameran bagi IKM dan UMKM untuk mempromosikan produk mereka yang memiliki potensi ekspor, bertempat di Trans Studio Mall Denpasar (TSM) dari tanggal 24-27 Agustus 2023.

Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar Ayu Kristi Arya Wibawa mengatakan, pameran produk potensi ekspor ini merupakan salah satu terobosan dan inovasi dalam mendukung IKM/UKM Kota Denpasar naik kelas.

Melalui kegiatan ini menurutnya, dapat menjadi ruang promosi sekaligus memperkenalkan produk lokal unggulan sehingga kedepan dapat bersaing di kancah nasional bahkan internasional.

Baca juga :  Cetak Wirausaha Muda, Disperindag Denpasar Gelar Hindupreneur Academy

“Kami harapkan pameran produk potensi ekspor ini dapat menjadi ajang untuk mempromosikan produk-produk lokal unggulan yang ada di Kota Denpasar. Serta dapat memotivasi serta mendorong IKM/UKM lainya di Kota Denpasar untuk meningkatkan kualitas produknya, agar dapat bersaing di pasar internasional,” kata Ayu Kristi Arya Wibawa.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari menjelaskan, pameran ini digelar untuk memberikan kesempatan kepada IKM/UKM Kota Denpasar yang berpotensi ekspor untuk mempromosikan produk-produknya secara offline.

Baca juga :  Disperindag Gandeng Minyak Sari Gelar Pembekalan Reseller

“Keadaan ekonomi pada saat ini sudah mulai meningkat tajam, melalui kegiatan ini akan dijadikan momentum untuk mendorong pelaku usaha IKM/UKM Kota Denpasar tetap eksis, bangkit dan lebih maju,” harapnya.

Sri Utari menambahkan, dalam pelaksanaan kegiatan pameran produk potensi ekspor ini, akan turut mengundang sedikitnya 34 Cosulate General dari beberbagai negara. Diantaranya Consulate General of Australia, Consulate General of The People’s Republic of China, Consulate of Tunisia hingga Consulate of Ukraina.

Baca juga :  Disperindag Denpasar Gelar Pelatihan Sandang "Teknik Draping"

Selanjutnya, sebanyak 30 peserta akan mengikuti kegiatan ini. Jumlah tersebut terdiri atas sebanyak 12 Pelaku usaha Kerajinan, sebanyak 4 Pelaku usaha Fashion, sebanyak 7 Pelaku usaha Makanan dan Minuman, sebanyak 1 Pelaku usaha Herbal, sebanyaj 1 Pelaku usaha Spa dan sebanyak 5 Pelaku usaha lainnya.

“Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi pelaku IKM/UKM, dan kami berharap kepada seluruh IKM/UKM yang terlibat agar memanfaatkan momentum ini menjadi ruang promosi untuk mengenalkan produk Denpasar di kancah nasional hingga internasional,” ujarnya.