DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar bersama Yayasan Gatra Wirausaha menggelar program Hindupreneur Academy, secara Online Senin (4/10). Tujuannya, menghasilkan wirausaha muda yang mempunyai daya saing dan kemampuan untuk berkompetisi dalam mengembangkan  produk yang kreatif dan inovatif.

Kadis Disperindag Kota Denpasar Ni Nyoman Sri Utari mengatakan, program ini sebagai upaya pemulihan ekonomi masyarakat, sehingga kegiatan  ini melibatkan para wirausaha Hindu yang ada di Kota Denpasar.

Lebih lanjut Sri Utari mengatakan, keberadaan IKM/UKM serta Wirausaha Muda selalu tumbuh dan berkembang di Kota Denpasar memberikan peran yang positif bagi peluang kerja dan usaha serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Baca juga :  Disperindag Denpasar Gelar Pelatihan Sandang "Teknik Draping"

Namun adanya Pandemi Covid-19 yang telah  berjalan hampir 2 Tahun, membuat banyak IKM/UKM yang tidak dapat berproduksi bahkan beralih usaha.

“Selain itu pandemi Covid-19 sangat menguras ekonomi, energi, dan mental  semua orang. Maka dari itu Pemerintah Kota Denpasar melalui Disperindag Kota Denpasar selalu bersinergi dengan pihak-pihak terkait untuk tetap berusaha dan berupaya melaksanakan pembinaan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah,” kata Sri Utari.

Baca juga :  Dorong IKM dan UKM Masuk Toko Ritel, Disperindag Denpasar Sinergi APRINDO Pasarkan Produk IKM/UKM

Beberapa hal yang dilaksanakan antara lain pemberian bantuan kebutuhan pokok, bintek-bintek teknis seperti bimtek pembuatan Handsanitizer, aplikasi TIK, pembuatan masker APD dan bintek-bintek teknis lainnya. Serta webinar-webinar yang terkait dengan pengembangan usaha IKM. 

Semua itu dilakukan dalam upaya peningkatan Sumber Daya Manusia pada Industri Kecil dan menengah. Serta meningkatkan produktivitas usaha yang bertujuan untuk melahirkan para Wirausaha Baru yang inovatif, kreatif dan mandiri serta berdaya saing.

Selain itu pengembangan kewirausahaan merupakan salah satu upaya untuk menggali potensi dan kompetensi sumber daya manusia dalam mendukung penyerapan lapangan kerja dan Industri Kreatif.

Baca juga :  Disperindag Kota Denpasar akan Gelar Pameran Produk Industri

“Kebutuhan akan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal untuk menghadapi kompetisi tersebut bukan hanya sekedar kemauan namun pengetahuan dan kemampuan/skill sangat diperlukan dalam mengembangkan kualitas SDM Industri Kecil dan Menengah,” ungkapnya.

Untuk itu salah satu kegiatan yang dapat mendukung lahirnya wirausaha baru adalah Program Hindupreneur Academy. Setelah kegiatan berakhir akan diseleksi dan dipilih 6 wirausaha Hindu untuk diberikan modalĀ  masing masing sebesar Rp 10 juta rupiah. (*/sin)