DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), sebagai salah satu pondasi utama ekonomi kreatif di Provinsi Bali keberadaannya harus diperkuat. Penguatan perlu dilakukan terkait pemasaran, permodalan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) UMKM.

“Juga problem solving (penyelesaian masalah, red) terkait UMKM itu sendiri. Bagaimana kedepan ekosistem UMKM bisa dibangun sebagai pondasi utama bidang ekonomi kreatif Bali,” kata AA Ngurah Agung salah satu tokoh masyarakat Bali, Senin (21/8/23).

Baca juga :  Ridwan Kamil Launching BeliBali Kuatkan UMKM di Bali

“Ayo kita maksimalkan program-program, sehingga bisa benar-benar diimplementasikan di masyarakat,” tegas Gung Gerenceng, panggilan akrabnya.

Lebih lanjut Gung Gerenceng yang juga salah satu tokoh politik Bali ini menyebut, penguatan dilakukan juga harus didukung dengan pemanfaatan teknologi digital.

Baca juga :  Pendaftaran Pahlawan Digital UMKM 2022 Resmi Dibuka

Masifnya jumlah pengguna internet di Bali, menjadi peluang dapat dioptimalkan UMKM meningkatkan skala dalam upaya penguatan bidang ekonomi kreatif melalui platform digital.

“Sebagai tokoh masyarakat, saya selalu memikirkan gimana potensi-potensi yang belum maksimal digali ini bisa ditingkatkan lagi melalui peran langsung pemerintah.”

Baca juga :  Harga Plastik Naik 100%! UMKM Terancam Gulung Tikar, Pakar UGM Buka Fakta

“Dimana pasca-krisis covid ini, potensi ini semakin menunjukan tren perubahan signifikan yang saya anggap bisa berdampak positif bagi sektor ekonomi kreatif di Bali,” tandasnya.

Reporter: Krisna
Editor: Nyoman