DIKSIMERDEKA.COM, TABANAN, BALI – Potensi risiko keselamatan lalu lintas (lalin) di objek desa wisata perlu diatasi seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan. Upaya antisipasi salah satunya dilakukan Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali dengan meningkatkan kesadaran masyarakat di Desa Wisata Candikuning, Baturiti, Tabanan.

Kegiatan ini digelar pada 14 Juli 2023, dikemas dalam program pengabdian masyarakat. Kegiatan dibuka oleh Bendesa Candikuning 2 bekerja sama dengan civitas akademika Poltrada Bali dalam hal ini Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dan Prodi.

“Candikuning merupakan salah satu lokasi destinasi wisata yang populer di Bali, terutama karena keindahan alamnya yang memukau. Namun, tingginya jumlah wisatawan yang mengunjungi juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan lalu lintas yang perlu diatasi,” ujar Direktur Poltrada Bali, Efendi Prih Raharjo, dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/7/23).

Baca juga :  Wagub Cok Ace : Pintu Dibuka, Bali Siap Terima Wisman

Oleh karena itu, menurut Efendi, sosialisasi keselamatan lalu lintas di destinasi wisata, khususnya Candikuning, menjadi penting dilaksanakan. Dalam kegiatan tersebut, Efendi menerangkan, para taruna dan taruni Poltrada Bali dari berbagai program studi (prodi) turut memaparkan materi keselamatan lalu lintas di destinasi wisata.

“Prodi Teknologi Otomotif (TO) menyampaikan materi mengenai safety behaviour driver, pentingnya perilaku yang aman saat berkendara, serta upaya pencegahan kecelakaan di jalanan terutama kaitan sistem pengereman di jalan menurun.”

Baca juga :  Update Kasus Covid-19 Bali, Dewa Indra: Tak Ada Penambahan Pasien Positif

“Prodi Manajemen Transportasi Jalan (MTJ) memberikan penjelasan tentang keselamatan berkendara bagi supir bus pariwisata. Prodi Manajemen Logistik (MLOG) juga turut ambil bagian dalam kegiatan ini dengan memberikan informasi tentang pengemasan buah dan sayur yang benar,” paparnya.

Mereka, lanjut Efendi menerangkan, mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menggunakan kemasan yang aman dan higienis agar kualitas produk tetap terjaga.

Dalam kegiatan ini taruna juga membagikan brosur, leaflet, sticker serta buku panduan kepada masyarakat sebagai bentuk edukasi mengenai keselamatan berkendara. 

“Hal ini sebagai upaya untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keselamatan lalu lintas di destinasi wisata, serta memberikan apresiasi atas kehadiran mereka dalam kegiatan tersebut,” sebutnya.

Baca juga :  Pariwisata Jadi Tulang Punggung Ekonomi Bali: Peluang atau Tantangan?

Masyarakat Candikuning diharapkan dapat mengaplikasikan pengetahuan yang telah diberikan oleh para taruna dan taruni secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. 

Ia juga berharap agar keselamatan lalu lintas di destinasi wisata dapat terus ditingkatkan demi kenyamanan dan keamanan para wisatawan yang berkunjung.

“Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan kesadaran akan keselamatan lalu lintas di destinasi wisata semakin meningkat. Poltrada Bali berharap bahwa informasi yang telah mereka sampaikan dapat bermanfaat bagi masyarakat dan mengurangi angka kecelakaan di jalanan,” tandasnya.

Editor: Agus Pebriana