DIKSIMERDEKA.COM, KLUNGKUNG, BALI Setelah 3 tahun vakum, pada perayaan Nyepi Caka 1945 ini Desa Adat Sema Agung kembali menggelar parade Ogoh-ogoh. Bendesa Adat Sema Agung, Sang Made Swasta Adnyana mengatakan, pada parade kali ini diikuti oleh 5 Ogoh-ogoh.

“Pada kesempatan kali ini karena kita sudah melewati masa pandemi Covid-19 dan masuk era new normal, kita kembali menggelar parade Ogoh-ogoh,” ujarnya, Jumat (17/03/23).

Baca juga :  160 Ogoh-Ogoh di Denpasar Dinilai Hari Ini, Dicari 12 Terbaik

Pada pawai kali ini, Sang Made tetap menghimbau untuk melakukanya sesuai protokol kesehatan yang berlaku karena walaupun sudah di masa new normal akan tetapi kita belum bebas sepenuhnya dari virus jadi usahakan untuk tetap mengikuti proses yang ada. 

“Pada tahun ini kesempatan bagi generasi muda untuk mulai mengadakan kreativitasnya kembali, karena beberapa tahun belakangan pawai Ogoh-ogoh di Desa Adat Sema Agung tidak dapat berjalan dengan lancar karena mengikuti himbauan dari pemerintah,” katanya.

Baca juga :  160 Ogoh-Ogoh di Denpasar Dinilai Hari Ini, Dicari 12 Terbaik

Sang Made menjelaskan bahwa di dalam proses kita harus tetap mengikuti arahan dari atasan, karena kita dalam kesatuan republik Indonesia.

Sang Made juga menghimbau agar generasi muda tetap melaksanakan pawai ogoh Ogoh dengan tertib dan mengikuti arahan dari prajuru adat

Baca juga :  160 Ogoh-Ogoh di Denpasar Dinilai Hari Ini, Dicari 12 Terbaik

“Saya berpesan agar generasi muda kembali menghidupkan seni budaya yang ada di Bali agar seni tersebut tetap ajeg. Khususnya, dalam pelaksanaan parade Ogoh- ogoh ini, lakukan dengan tertib,” tandasnya.

Reporter: Dewa Fathur