DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALIPolresta Denpasar melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) menggerebek rumah kos di di Jalan Karangsari, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung. Di sana polisi menemukan 32 ribu butir pil koplo.

Oleh pelaku bernama Haryadi (43), Mislan (22) dan Ahmad Heru (27), puluhan ribu butir obat golongan 4 ini rencananya akan diedarkan kepada para pemuda untuk merayakan tahun baru.

“Para tersangka ini sengaja membeli dalam jumlah besar, untuk kemudian diedarkan dengan menyasar para pemuda yang merayakan tahun baru,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, Senin (12/12/2022).

Baca juga :  Bolivia Membara! Demo Krisis Ekonomi Berujung Bentrok dengan Polisi

Pengungkapan bermula ketika Unit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Denpasar menerima informasi adanya peredaran pil koplo di wilayah Denpasar dan daerah lain.

Sepekan melakukan penyelidikan, petugas kepolisian dengan dipimpin Kasubnit 8 Iptu FY Terang Ginting kemudian melakukan penggerebekan, Kamis (8/12/2022).

Baca juga :  Polisi Tangkap Lagi Residivis Curanmor yang Telah Beraksi di 27 TKP

Di dalam kamar kos yang ditempati Haryadi, Mislan dan Ahmad Heru Santoso, polisi menemukan 32 ribu butir pil warna putih dan 159 butir pil warna kuning.

Dari pengakuan ketiga pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan ini, mereka memperoleh pil koplo dari seseorang bernama Radja yang dikirim dari Jakarta.

Para pelaku juga mengaku telah mengedarkan pil tersebut sejak akhir November 2022.

Di lokasi yang sama Kasatreskrim Kompol Mikael Hutabarat menambahkan, para tersangka memperoleh keuntungan dua kali lipat hasil menjual pil koplo.

Baca juga :  Polisi Tangkap Terduga Pemalak Pedagang di Kawasan Supratman Denpasar

Di mana para pelaku ini sebelumnya membeli seharga Rp 600 ribu untuk 1.000 butirnya. Sementara dalam satu paket berisi 10 butir, mereka menjualnya seharga Rp10 ribu.

“Dari pengakuan, para tersangka mengatakan bahwa mengedarkan pil koplo sebagai pengganti narkoba karena lebih mudah didapat dan harganya lebih murah,” jelasnya.