DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali, I Dewa Made Indra optimis pada tahun 2023 tingkat kunjungan wisatawan ke Bali sudah kembali normal sebagaimana angka kunjungan wisatawan sebelum Pandemi Covid-19 merebak. Kesuksesan penyelenggaraan KTT G20 merupakan kunci mewujudkan hal tersebut.

“Optimisme tahun 2023 kita bisa pulih (pariwisata, red) kembali, termasuk kunjungan wisatawan bisa pulih seperti kondisi normal. Momentumnya adalah KTT G20,” terang I Dewa Made Indra saat dijumpai usai Rapat Paripurna ke 35 DPRD Provinsi Bali, bertempat di Kantor DPRD Bali, Senin (03/10). 

Dewa Made Indra mengatakan, kesuksesan penyelenggaraan KTT G20 yang akan dilangsungkan di Bali pada bulan November 2022 nanti merupakan ajang untuk menaikan tingkat kunjungan wisatawan ke Bali agar kembali normal sebagaimana angka sebelum Pandemi Covid-19 merebak.

Baca juga :  Sekda Dewa Indra Ingin Langkah Progresif Percepat Transformasi Birokrasi

Menurutnya, kehadiran 20 Pemimpin negara dengan ekonomi terkuat di dunia pada KTT G20 di Bali dapat dijadikan ajang untuk mengembalikan citra Bali dan medium promosi  gratis bagi seluruh pasar pariwisata Bali. Untuk itu ia mengajak semua pihak mensukseskan penyelenggaraan KTT G20.

“Kalau ini bisa terlaksana dengan baik, aman, dan lancar maka ini promosi yang luar biasa bagi seluruh pasar pariwisata Kita. Kalau Pemimpin Dunia saja Aman di Bali, pasti yang lain jauh lebih aman,” ungkap Dewa Made Indra.

Baca juga :  Perkuat Tata Kelola Keuangan, Sekda Dewa Indra Berharap Kontribusi Lulusan STAN

Dewa Made Indra mengatakan, sejauh ini tingkat kunjungan wisatawan ke Bali dalam kategori cukup baik yakni di angka 50-60 persen dari angka kunjungan sebelum Pandemi covid-19. Ia pun optimis angka atau persentase kunjungan wisatawan akan terus naik sejalan dengan upaya promosi pariwisata Bali.

“Selain itu juga sejalan dengan upaya Pak Gubernur Bali untuk terus berjuang kepada stakeholder yang lainya mulai dari Pemerintah pusat, Maskapai, serta melakukan pengendalian Covid-19, disamping juga Pelaksanaan KTT G20 pada bulan November mendatang,” ungkapnya.

Baca juga :  Soal Penarikan Retribusi Snorkeling, Gubernur Koster: Dijalankan Sesuai Aturan

Berdasarkan data yang dihimpun di Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat pada bulan Agustus 2022, terdapat 276.659 kunjungan wisatawan mancanegara yang datang langsung ke Bali. Jika dibandingkan dengan bulan Juli 2022 (m-t-m), terjadi peningkatan kedatangan  wisman  setinggi 12,23  persen.  

Sementara jika dihitung kunjungan wisatawan pada Periode Januari-Agustus 2022, tercatat sebanyak 894.667 kunjungan wisman yang datang langsung ke Bali.  Jika dibandingkan  dengan periode Januari-Agustus 2021, jumlah  wisman  tercatat meningkat hingga jutaan persen (2.080.520,93 persen). (gus)