Dukungan Infrastruktur dan Komitmen Pemerintah, Bali Dapat Menjadi Pasar Kendaraan Listrik
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Melalui ekosistem yang sudah terbangun, mulai dari regulasi yang berkaitan dengan energi bersih ditambah komitmen pemerintah daerah dan dukungan infrastruktur, Provinsi Bali dapat menjadi pasar kendaraan berbasis listrik yang ramah lingkungan.
Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah, Dewa Made Indra, dalam acara PLN E-Mobality Day : Driving The Future, bertempat di Mall Level 21, Denpasar, Minggu (24/07/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Dewa Made Indra, mengungkapkan bahwa Gubernur Bali I Wayan Koster, sangat konsen dengan penggunaan energi baru dan terbarukan di Bali. Hal ini karena visi pembangunan yang dicanangkan adalah membangun manusia, alam Bali dan budaya.
“Karena itu beliau (Gubernur Bali) sangat konsen dengan hal-hal seperti ini. Penggunaan kendaraan listrik yang berbasis baterai pasti akan mengurangi emisi karbon, kemudian pasti akan membuat lingkungan semakin sehat,” terang Dewa Made Indra
Terlebih menurutnya, pulau Bali merupakan destinasi wisata sehingga membutuhkan lingkungan bersih, sehat dan hijau, yang mana tiga hal tersebut, juga menjadi tren pariwisata global hari ini.
Oleh karena itulah, pemerintah provinsi Bali, telah memiliki aturan yang cukup memadai sebagai fondasi yang kuat dalam menjalankan energi baru terbarukan serta ramah lingkungan. Salah satunya adalah Peraturan Daerah (Perda) No 9 tahun 2020 tentang Rencana Umum Energi Daerah Provinsi Bali.
Selain itu juga ada Peraturan Gubernur nomor 45 tahun 2019 tentang Energi Bersih. Kemudian Peraturan Gubernur Bali No 48 tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.
“Setelah Peraturan teknisnya sangat banyak dalam bentuk Surat Edaran (SE), Ajakan, Himbauan, terutama kepada berbagai elemen, khususnya industri untuk secara bertahap menuju penggunaan energi bersih,” terang Dewa Made Indra
Disamping itu, Pemerintah melalui Gubernur Bali juga mendukung Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk membangun serta memperbanyak infrastruktur yang mendukung penggunaan kendaraan bermotor berbasis listrik.
“Maka dari itu, khusus untuk pelaku industri kendaraan berbasis listrik. Bali ini bisa menjadi pasar yang akan baik kedepan karena ekosistemnya sudah diciptakan, serta komitmen pemerintah daerahnya sangat kuat,” terang Dewa Made Indra
Pemerintah Provinsi Bali juga akan mendukung pengembangan infrastruktur kendaraan bermotor berbasis baterai. Hal ini agar kedepan Bali semakin bersih sehingga pariwisata Bali semakin berkualitas.
Pada kesempatan yang sama, Perwakilan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, MP Dwi Nugroho mengatakan, penggunaan Kendaraan Listrik, selain meningkatkan efisiensi dan konservasi energi melalui peralihan pemakaian BBM ke listrik, juga akan membawa kontribusi besar dalam perbaikan pengelolaan lingkungan
“Penggunaan energi bersih menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi gas rumah kaca. Dimana Indonesia telah berkomitmen mengurangi emisi sebesar 29% dengan upaya sendiri dan 41% dengan bantuan internasional,” terang MP Dwi Nugroho. (Gus)

Tinggalkan Balasan