Kapolres Badung saat melakukan Sidak di pasar tradisional di wilayah Kabupaten Badung. (Foto: istimewa)

DIKSIMERDEKA.COM, BADUNG, BALI – Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK SH MH melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kabupaten Badung, Kamis (24/03/2022) untuk mengantisipasi keterbatasan minyak goreng (Migor) curah. Sebelumnya hal sama juga telah dilakukan di beberapa pasar mulai dari Gudang Minyak Goreng (PT.Wings), pasar modern hingga pasar tradisional.

Baca juga :  Listyo Sigit: Polri Kawal Ketersediaan dan Penyaluran Minyak Goreng

Kapolres AKBP Leo Dedy Defretes mengatakan Sidak tersebut dilaksanakan guna menindaklanjuti keterbatasan serta mengantisipasi terjadinya penimbunan minyak goreng khususnya Curah. 

Seperti diketahui, masyarakat kalangan menengah ke bawah dalam situasi saat ini sangat membutuhkan minyak goreng, khususnya curah mengingat harganya yang terjangkau dibandingkan dengan harga minyak goreng kemasan yang mencapai rata – rata Rp 24.000/kg.

Baca juga :  Kapolri Awasi Tekankan Terus Implementasi Kebijakan Larangan Ekspor Minyak Goreng

“Sidak ini untuk memastikan ketersediaan minyak goreng curah di pasar tradisional wilayah hukum Polres Badung. Karena masyarakat sangat membutuhkan minyak goreng curah disaat situasi seperti ini,” kata AKBP Leo Dedy Defretes.

Kapolres menerangkan, untuk saat ini minyak goreng curah di Pasar Tradisional Cempaka dan Semat Sari masih mencukupi, walau terdapat keterbatasan pengiriman dari Distributor di CV. Kristal Denpasar, namun hal tersebut tidak menyebabkan terbatasnya barang di beberapa pasar (tidak langka). 

Baca juga :  Cegah Aksi Borong-Timbun Minyak Goreng, Polri Bentuk Tim Monitoring Wilayah

Untuk harga Minyak Goreng Curah di pasaran mencapai Rp 17.000/kg yang menggunakan plastik/membawa tempat sendiri. Sedangkan untuk harga minyak goreng yang dijual dengan menggunakan botol plastik sebesar Rp 18.000,-/botol.

“Dalam kegiatan sidak tersebut tidak ada ditemukan adanya kelangkaan, penimbunan maupun permainan harga dipasaran,” tandas AKBP Leo Dedy Defretes. (*/sin)