DIKSIMERDEKA.COM, BADUNG, BALI – Kemajuan teknologi komunikasi digital menghadirkan peluang dan tantangan dalam segala bidang, tidak terkecuali bagi aparat penegak hukum (Polisi). Dalam urusan penegakan hukum dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Aparat Kepolisian hari ini dihadapkan pada dua muka (kepribadian) manusia.

Satu kepribadian sebagai orang di dunia nyata, satu yang lain di dunia maya (netizen), khususnya di media sosial (medsos). Satu orang bisa berbeda sikap dan perilaku saat dia beraktifitas di dunia maya atau medsos tersebut. Dan, meskipun dunia maya, apa yang terjadi di dalamnya dapat mengganggu Kamtibmas di dunia nyata.

Demikian diungkapkan oleh Kepala Kepolisian Resort Kabupaten Badung (Kapolres Badung) Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Roby Septiadi, SIK., saat acara silaturahmi, bertatap muka dengan puluhan Wartawan Media Online, di Aula Mapolres Badung, dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke -74 Kamis, (18/06), sore 14.00 wita.

Baca juga :  Polres Badung Amankan Pelaksanaan Takbiran Warga Binaan Lapas Kerobokan

“Saat ini setiap orang memiliki dua muka, dua kepribadian. Satu di dunia nyata, satu lagi di dunia maya (medsos). Dua kepribadian ini seringkali berbeda. Kepribadian dan perilaku negatif seseorang di media sosial juga memiliki potensi mengganggu Kamtibmas, jadi harus menjadi perhatian dan pemantauan kami juga,” terang Kapolres Roby.

Terkait kondisi itu, dalam kesempatan tatap muka berasam puluhan jurnalis media online dan penggiat media sosial yang ada di Bali, khususnya Kabupaten Badung, Roby Septiadi mengajak segenap awak jurnalis untuk tidak sekedar mengejar viralitas dari sebuah berita, namun juga memperhatikan efek yang ditimbulkan dari pemberitaan tersebut.

Baca juga :  Lapas Kerobokan dan Polres Badung Sinergi Perkuat Keamanan dengan Sistem Barcode

Jangan sampai berita atau konten yang dibuat atau disebarkan justru dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat kita, yang pada akhirnya dapat mengancam pertahanan dan keamanan negara kita (Negara Kesatuan Republik Indonesia), yang mana hal tersebut pada akhirnya dapat mengancam integrasi bangsa dan negara kita.

“Saya hanya mengingatkan, bahwa peran media sangat besar untuk menjaga keutuhan bangsa kita. Oleh karena itu saya mengajak, jangan sampai hanya karena mengejar viral berita atau konten yang kita buat mengancam kesatuan dan persatuan kita sebagai bangsa,” ujarnya.  

Dalam acara tatap muka Polres Badung bersama awak media tersebut, turut hadir mendampingi Kapolres, Wakil Kapolres Badung, Komisaris Polisi (Kompol) Ni Putu Utariani beserta jajaran Pejabat Utama Polres Badung, bersama-sama menyerahkan bantuan pangan bagi awak media, bentuk solidaritas di masa pandemi Covid-19.

Baca juga :  Waspada Covid-19, Polres Badung: Pelibatan Massa Pengabenan Jero Jempiring Dibatasi

Selain acara silaturahmi, rangkaian peringatan Hut Bhayangkara ke-74 itu, Polres Badung juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial. Hari sebelumnya, aksi sosial diisi dengan kegiatan donor darah personil Polres Badung, diselenggarakan bekerjasama dengan organisasi PMI Kabupaten Badung.

Sementara pagi hari, sebelum acara silaturahmi dengan awak media tersebut, Polres Badung juga melaksanakan program pemberian SIM (Surat Izin Mengemudi) gratis, spesial bagi warga yang lahir 1 Juli. Program yang dilakukan sebagai wujud apresiasi dan pelayanan prima Polres Badung kepada masyarakat diselenggarakan dengan bekerjasama dengan Bank BRI. (*)