Ketok Palu Senayan! Destry Damayanti Cetak Sejarah Jadi Bos Perempuan Pertama BI
JAKARTA DIKSIMERDEKA.COM Jalan mulus terbentang bagi Destry Damayanti. Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa (1/9/2026) resmi mengetok palu dan mengesahkan Destry sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) yang baru. Keputusan ini tak hanya mengisi kekosongan kursi panas bank sentral, tapi juga menorehkan sejarah monumental: Destry resmi menjadi srikandi alias perempuan pertama yang memegang takhta tertinggi BI.
Ekonom tangguh lulusan Cornell University berusia 62 tahun ini melenggang ke Senayan sebagai calon tunggal. Ia diplot untuk menggantikan Perry Warjiyo, yang secara mengejutkan “lempar handuk” alias mundur di tengah masa jabatan keduanya pada bulan Juli lalu.
Langkah Destry menuju kursi nomor satu dikukuhkan setelah pekan lalu Komisi XI DPR RI menyatakan dirinya lolos mulus dalam uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test). Kini, ia hanya tinggal menanti secarik surat keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto untuk segera dilantik.
Diadang Ekonomi Kompleks, Janji Tak Jadi ‘Boneka’
Meski mencetak sejarah, tugas super berat jelas menanti di depan mata. Destry mengambil alih kemudi BI tepat di saat ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini sedang tidak baik-baik saja. Sentimen investor tengah bergejolak tajam; mereka waswas menyoroti manajemen fiskal, transparansi pasar saham, hingga mencurigai sejauh mana independensi otonomi BI bisa bertahan di tengah ambisi Presiden Prabowo yang ngegas memacu pertumbuhan ekonomi.
Destry sadar betul akan posisinya yang krusial. Saat dicecar para wakil rakyat pekan lalu, ia terang-terangan menyebut bahwa negara saat ini dihadapkan pada “situasi yang sangat kompleks” yang menuntut koordinasi antarlembaga yang jauh lebih kuat.
Meski begitu, Destry memberi jaminan keras: kerja sama erat dengan lembaga-lembaga negara tidak akan pernah mengorbankan independensi BI. Ia memastikan bank sentral akan totalitas menyokong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, namun dengan syarat mutlak bahwa stabilitas sistem keuangan dan nilai tukar Rupiah tak boleh goyah. Para analis menilai, bekal pengalamannya sebagai Deputi Gubernur Senior sejak 2019 akan membuat Destry mampu menjaga kesinambungan kebijakan moneter sekaligus bekerja sama secara profesional dengan kabinet Prabowo.
Pu
an Bertanya, Senayan Kompak Setuju
Di Senayan, proses pengesahan berlangsung kilat tanpa perdebatan berarti. Rapat paripurna ke-4 masa persidangan I tahun sidang 2026-2027 di Gedung DPR ini dipimpin langsung oleh Ketua DPR Puan Maharani, didampingi jajaran pimpinan lainnya seperti Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurizal, dan Saan Mustopa.
Sidang dimulai saat Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun, membacakan laporan hasil fit and proper test calon petinggi BI. Begitu laporan rampung, Puan langsung mengambil alih mikrofon dan melempar pertanyaan kepada ratusan anggota dewan yang hadir.”Apakah laporan Komisi XI DPR RI terhadap hasil uji kelayakan calon gubernur, deputi gubernur senior dan deputi gubernur Bank Indonesia tersebut dapat disetujui,” tanya Puan.
Sidang dimulai saat Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun, membacakan laporan hasil fit and proper test calon petinggi BI. Begitu laporan rampung, Puan langsung mengambil alih mikrofon dan melempar pertanyaan kepada ratusan anggota dewan yang hadir.
“Apakah laporan Komisi XI DPR RI terhadap hasil uji kelayakan calon gubernur, deputi gubernur senior dan deputi gubernur Bank Indonesia tersebut dapat disetujui,” tanya Puan.

Tinggalkan Balasan