DIKSIMERDEKA.COM DALLAS– Laga Prancis vs Spanyol bukan sekadar duel perebutan tiket ke final Piala Dunia 2026. Pertandingan ini juga menjadi panggung balas dendam bagi Les Bleus setelah disingkirkan La Roja di semifinal Euro 2024. Kickoff, Rabu 15/7/2026 pukul 02.00 WIB

Kini, dengan Kylian Mbappe sebagai pemimpin di lini depan dan performa tim yang jauh lebih meyakinkan, Prancis datang membawa tekad besar untuk membalikkan keadaan. Bahkan, gelandang muda Warren Zaire-Emery secara terbuka menegaskan bahwa kemenangan atas Spanyol menjadi target utama demi menutup luka lama yang masih membekas.

Selain memperebutkan tiket menuju final, duel dua raksasa Eropa ini juga sarat gengsi karena Les Bleus membawa misi membalas kekalahan dari La Roja pada semifinal Euro 2024.

Gelandang muda Prancis, Warren Zaire-Emery, menegaskan timnya datang dengan tekad besar untuk mengakhiri dominasi Spanyol dalam pertemuan terakhir kedua tim.

“Kami memiliki tim yang berbeda sekarang. Kami siap. Kami ingin mengalahkan Spanyol dan membalas kekalahan di Euro,” kata Zaire-Emery.

Ia menambahkan seluruh pemain memahami besarnya arti pertandingan tersebut.

“Kami harus tetap fokus. Ini semifinal Piala Dunia dan kami ingin memberikan penampilan terbaik.”


Prancis Datang dengan Wajah Baru

Menurut Zaire-Emery, skuad Prancis saat ini jauh berbeda dibandingkan saat disingkirkan Spanyol pada Euro 2024.

Baca juga :  Messi Mengamuk Lagi? Prediksi Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026

Les Bleus tampil lebih tajam sepanjang Piala Dunia 2026. Mereka sukses melangkah ke semifinal setelah menyingkirkan Swedia, Paraguay, Maroko, dan mencetak banyak gol berkat permainan menyerang yang lebih agresif.

Perubahan gaya bermain tersebut tidak lepas dari keputusan Didier Deschamps yang memberi kebebasan lebih besar kepada para pemain depan seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise.


Zaire-Emery Bela Keberagaman Timnas Prancis

Dalam kesempatan yang sama, Zaire-Emery juga menanggapi komentar kontroversial mantan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy yang menyebut tim Prancis “tidak memiliki pemain Prancis.”

Gelandang Paris Saint-Germain itu menegaskan keberagaman justru menjadi kekuatan utama Les Bleus.

“Tim Prancis memiliki pemain dari berbagai latar belakang dan asal-usul. Itulah yang membuat Prancis menjadi Prancis.”

Ia menekankan bahwa seluruh pemain tetap bersatu dan memiliki tujuan yang sama.

“Kami adalah kelompok yang solid dan bahagia bermain bersama. Itu yang paling penting.”


Mbappe Dipastikan Siap Tampil

Prancis juga mendapat kabar baik menjelang laga semifinal.

Baca juga :  Selamat Tinggal, Piala Dunia! Ronaldo Akhiri Perjalanan Penuh Sejarah

Pelatih Didier Deschamps memastikan Kylian Mbappe berada dalam kondisi siap bermain meski sempat mengalami cedera ringan pada pergelangan kaki saat menghadapi Maroko.

“Ya, dia berlatih. Dia hanya menjalani porsi latihan sedikit lebih singkat,” ujar Deschamps.

Selain itu, gelandang Aurelien Tchouameni juga berpeluang kembali memperkuat lini tengah setelah pulih dari cedera otot yang membuatnya absen dalam dua pertandingan terakhir.

Jika dinyatakan fit sepenuhnya, pemain Real Madrid tersebut diperkirakan menggantikan Manu Kone di starting XI.


Deschamps Tetap Sebut Spanyol Favorit

Menariknya, Didier Deschamps kembali menyebut Spanyol sebagai favorit untuk memenangkan pertandingan.

Menurut pelatih berusia 57 tahun itu, La Roja menunjukkan performa yang sangat konsisten sejak fase grup.

“Saya tetap menganggap Spanyol sebagai favorit. Sejak pertandingan pertama mereka, Spanyol terus menunjukkan kualitas sebagai tim terbaik.”

Meski demikian, Deschamps yakin duel nanti akan berlangsung terbuka.

“Pertandingan ini bisa menjadi laga yang spektakuler karena kedua tim memiliki kualitas menyerang yang luar biasa. Namun kami juga sama-sama tahu cara bertahan.”


Deschamps Tak Anggap Ini Balas Dendam

Berbeda dengan Zaire-Emery, Deschamps memilih tidak menjadikan laga ini sebagai ajang balas dendam.

Baca juga :  Argentina 3-0 Aljazair : Hattrick Messi Samai Rekor Klose

Ia menilai kekalahan dari Spanyol pada Euro 2024 maupun UEFA Nations League 2025 sudah menjadi bagian dari masa lalu.

“Tidak ada balas dendam. Masa lalu adalah masa lalu.”

Menurutnya, fokus utama Prancis hanyalah memenangkan pertandingan semifinal.

“Kalau hal itu menjadi motivasi tambahan bagi para pemain, tentu bagus. Namun ini adalah semifinal Piala Dunia dan itu jauh lebih penting.”


Semifinal Sarat Gengsi

Pertandingan Prancis vs Spanyol diprediksi menjadi salah satu duel terbaik di Piala Dunia 2026.

Di satu sisi, Prancis ingin menghapus luka akibat dua kekalahan terakhir dari La Roja. Di sisi lain, Spanyol berusaha mempertahankan dominasinya sekaligus melanjutkan langkah menuju gelar juara dunia kedua.

Dengan deretan bintang seperti Mbappe, Dembele, Rodri, hingga Lamine Yamal, laga di Dallas dipastikan menyajikan pertarungan kelas dunia yang layak dinantikan.