DIKSIMERDEKA.COM NEW YORK – Piala Dunia 2026 bukan hanya menghadirkan persaingan sengit di lapangan, tetapi juga menjadi ladang keuntungan besar bagi stasiun televisi di Amerika Serikat. Memasuki babak gugur, Fox Sports dan Telemundo muncul sebagai dua pemenang terbesar di luar lapangan setelah memecahkan rekor jumlah penonton selama fase grup.

Fox Sports selaku pemegang hak siar berbahasa Inggris, serta Telemundo yang menayangkan pertandingan dalam bahasa Spanyol, sama-sama melaporkan lonjakan audiens yang melampaui Piala Dunia 2022 di Qatar.

Telemundo mengungkapkan jumlah penonton turnamen tahun ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding edisi sebelumnya. Tingkat keterlibatan penonton juga disebut berada pada level tertinggi sepanjang sejarah jaringan tersebut.

Sementara itu, Fox Sports menyatakan sebanyak 84 juta warga Amerika Serikat telah menyaksikan sedikitnya satu bagian siaran Piala Dunia hingga 25 Juni 2026. Data tersebut berasal dari Nielsen yang menghitung penonton yang menyaksikan tayangan setidaknya selama satu menit melalui televisi maupun layanan streaming.

Dilansir dari CNN, Presiden Divisi Insights and Analytics Fox Sports, Michael Mulvihill, bahkan mengungkap fakta menarik. Berdasarkan data Nielsen, terdapat 9.722 orang yang menonton sedikitnya satu menit dari seluruh 48 pertandingan pertama Piala Dunia yang disiarkan Fox dan FS1.

Baca juga :  Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Resmi Dirilis, Ini Lawan dan Tanggal Main Tim Favoritmu

Lonjakan jumlah penonton tidak lepas dari status Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah bersama Kanada dan Meksiko. Faktor tersebut membuat pertandingan berlangsung pada jam tayang utama (prime time), sehingga jauh lebih mudah diakses dibanding Piala Dunia Qatar 2022 yang banyak digelar pada pagi hari waktu Amerika.

Selain itu, popularitas sepak bola di Amerika Serikat juga terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pertandingan olahraga besar masih menjadi tontonan yang lebih banyak dinikmati secara langsung dibandingkan melalui tayangan ulang.

Nielsen juga kini menghitung penonton yang menyaksikan pertandingan di luar rumah, seperti di restoran, bar, atau lokasi publik lainnya. Perubahan metode penghitungan tersebut membuat angka rating siaran olahraga meningkat dan dinilai lebih mencerminkan jumlah penonton sebenarnya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut menyoroti tingginya angka penonton Piala Dunia melalui akun Truth Social miliknya.

Baca juga :  Kasus Hantavirus di Argentina Meledak, Ahli Sebut Perubahan Iklim Jadi Pemicu

“Angka penonton FIFA jauh lebih besar dibandingkan Piala Dunia mana pun dalam sejarah. Ini merupakan penghormatan besar bagi Amerika Serikat. Terima kasih semuanya,” tulis Trump.

Di Amerika Serikat, pertandingan antara tim nasional AS melawan Australia pada 19 Juni mencatat rata-rata 16,2 juta penonton, menjadikannya hari dengan jumlah penonton Piala Dunia pria berbahasa Inggris terbesar sepanjang sejarah televisi Amerika.

Laga Amerika Serikat kontra Turki pada 25 Juni juga tetap menarik perhatian dengan rata-rata 15,8 juta penonton, meski Tim Paman Sam sudah memastikan tiket ke babak gugur.

Kesuksesan tersebut membuat investasi Fox Sports dinilai sangat menguntungkan. Jaringan televisi itu diketahui membayar US$485 juta untuk memperoleh hak siar berbahasa Inggris Piala Dunia di Amerika Serikat.

Dengan kurs 1 dolar AS = Rp17.846, nilai investasi tersebut setara sekitar Rp8,66 triliun.

Menurut laporan The New York Times, nilai hak siar tersebut kini diperkirakan mencapai tiga kali lipat, atau sekitar US$1,455 miliar, setara kurang lebih Rp25,97 triliun.

Baca juga :  Manzambi Menggila! Swiss Bungkam Aljazair 2-0, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

Fox disebut memperoleh harga yang jauh lebih murah karena kesepakatan yang dibuat hampir satu dekade lalu saat FIFA berupaya menghindari sengketa hukum dengan perusahaan media tersebut.

Melihat antusiasme penonton yang terus meningkat dan babak gugur yang baru dimulai, Fox Sports maupun Telemundo memperkirakan rekor rating baru masih sangat mungkin tercipta, terutama jika tim nasional Amerika Serikat mampu melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Tingginya antusiasme terhadap Piala Dunia 2026 diperkirakan masih akan terus meningkat memasuki babak gugur. Pertandingan yang semakin kompetitif serta peluang Amerika Serikat melangkah lebih jauh diyakini akan mendongkrak jumlah penonton televisi dan platform digital. Kondisi tersebut juga menjadi keuntungan besar bagi pemegang hak siar serta para pengiklan yang memanfaatkan tingginya minat masyarakat terhadap turnamen sepak bola terbesar di dunia ini.Kesuksesan Piala Dunia 2026 juga memperkuat posisi sepak bola sebagai salah satu tontonan olahraga paling diminati masyarakat Amerika Serikat saat ini.