Mesir vs Selandia Baru 3-1: Salah Menggila, Firaun Raih Kemenangan Perdana di Piala Dunia
DIKSIMERDEKA.COM VANCOUVER-Laga Mesir vs Selandia Baru menghadirkan momen bersejarah di Grup G Piala Dunia 2026. Sempat tertinggal lebih dulu, tim berjuluk Firaun bangkit lewat penampilan gemilang Mohamed Salah untuk mengalahkan Selandia Baru 3-1 dan mencatat kemenangan pertama mereka sepanjang sejarah penampilan di putaran final Piala Dunia.
Di hadapan ribuan pendukungnya di BC Place, Vancouver, Mesir menunjukkan mentalitas kuat setelah tertinggal pada babak pertama. Mohamed Salah menjadi motor kebangkitan tim asuhan Hossam Hassan yang kini memuncaki klasemen Grup G dengan empat poin dari dua pertandingan.
Meski berstatus unggulan, Mesir justru dikejutkan oleh gol Selandia Baru pada menit ke-15. Berawal dari sepak pojok Tim Payne, bek Finn Surman berhasil melepaskan diri dari pengawalan Ahmed Fatouh sebelum menanduk bola masuk ke gawang.

Gol tersebut membuat Selandia Baru tampil semakin percaya diri. Namun secara statistik, Mesir sebenarnya lebih dominan sejak awal pertandingan.
Tim Firaun mencatat 56 persen penguasaan bola, berbanding 44 persen milik Selandia Baru. Mesir juga unggul dalam distribusi permainan dengan 476 operan dan akurasi mencapai 88 persen, sementara Selandia Baru hanya membukukan 366 operan dengan akurasi 82 persen.
Dominasi itu semakin terlihat dari jumlah peluang yang diciptakan. Mesir melepaskan 19 tembakan dengan tujuh mengarah ke gawang, sedangkan Selandia Baru hanya mampu menghasilkan 10 tembakan dan lima di antaranya tepat sasaran.
Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-58. Mohamed Hany mengirim umpan silang akurat dari sisi kanan yang disambut sundulan Mostafa Ziko untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan.
Sembilan menit kemudian, Mohamed Salah menunjukkan kualitas kelas dunianya. Bintang Liverpool itu melakukan kombinasi satu-dua dengan Ziko sebelum melepaskan penyelesaian dingin ke sudut gawang yang tak mampu dijangkau kiper lawan.
Gol Salah membuat stadion bergemuruh. Pemain berusia 34 tahun itu kembali membuktikan dirinya masih menjadi pembeda bagi Mesir di panggung terbesar sepak bola dunia.
Keunggulan Mesir semakin mencerminkan jalannya pertandingan. Selain unggul dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan, mereka juga tampil lebih disiplin. Meski melakukan 14 pelanggaran dibanding delapan milik Selandia Baru, permainan Mesir jauh lebih efektif dalam mengontrol tempo laga.
Pada menit ke-81, Salah hampir mencetak gol keduanya. Tendangan kaki kirinya yang sempat berbelok arah berhasil ditepis sebelum keluar lapangan. Namun dari situasi sepak pojok yang lahir sesudahnya, Salah kembali berkontribusi.
Umpan sepak pojoknya disambut sundulan Mahmoud Trezeguet yang menyelam di tiang dekat untuk mengubah skor menjadi 3-1 sekaligus memastikan kemenangan Mesir.
Selandia Baru berusaha bangkit di sisa waktu pertandingan, tetapi pertahanan Mesir mampu bertahan dengan baik. Bahkan ketika Hossam Abdelmaguid harus meninggalkan lapangan akibat benturan keras yang diduga menyebabkan gegar otak ringan, Mesir tetap mampu menjaga keunggulan.
Ketika peluit panjang berbunyi, para suporter Mesir langsung bersorak merayakan kemenangan bersejarah tersebut. Mohamed Salah dan rekan-rekannya sukses membawa Mesir meraih kemenangan pertama di Piala Dunia sekaligus membuka peluang besar untuk melangkah ke fase gugur.
Dengan performa dominan yang tercermin dari statistik pertandingan dan ketajaman Salah yang kembali muncul pada momen penting, Mesir kini menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam persaingan Grup G Piala Dunia 2026.
Kemenangan Mesir juga tercermin dari statistik pertandingan. Tim asuhan Hossam Hassan menguasai 56 persen penguasaan bola, dibandingkan 44 persen milik Selandia Baru. Mesir tampil lebih dominan dalam membangun serangan dengan mencatatkan 476 operan dan akurasi operan mencapai 88 persen, sedangkan lawannya hanya membukukan 366 operan dengan akurasi 82 persen.
Dari sisi peluang, Mesir melepaskan 19 tembakan dengan tujuh mengarah ke gawang. Sebaliknya, Selandia Baru hanya menghasilkan 10 percobaan dan lima tepat sasaran. Dominasi tersebut menunjukkan Mesir lebih efektif dalam memanfaatkan ruang dan menekan pertahanan lawan sepanjang babak kedua.
Keunggulan statistik itu akhirnya berbuah tiga gol yang membawa Mesir meraih kemenangan perdana mereka di Piala Dunia sekaligus membuka peluang besar untuk lolos ke fase gugur.

Tinggalkan Balasan