Spanyol vs Arab Saudi 4-0: Lamine Yamal Comeback, Oyarzabal Cetak Brace
DIKSIMERDEKA.COM ATLANTA – Laga Spanyol vs Arab Saudi menjadi panggung kebangkitan La Roja di Piala Dunia 2026 setelah tim asuhan Luis de la Fuente menang telak 4-0 di Atlanta. Spanyol menjawab semua keraguan dengan cara yang meyakinkan. Setelah ditahan Cape Verde tanpa gol pada laga pembuka, La Roja bangkit dan mmenggulung Arab Saudi 4-0 pada laga kedua Grup H Piala Dunia 2026, Senin (22/6) dini hari WIB.
Bintang muda Lamine Yamal langsung mencuri perhatian dengan mencetak gol pembuka, sementara Mikel Oyarzabal menyumbang dua gol dalam kemenangan telak yang membuat Spanyol kembali menunjukkan statusnya sebagai salah satu favorit juara.
Kemenangan ini juga menjadi hadiah ulang tahun yang sempurna bagi pelatih Luis de la Fuente yang genap berusia 65 tahun.

Jika saat menghadapi Cape Verde Spanyol kesulitan menembus pertahanan lawan selama 97 menit, kali ini cerita berbeda terjadi di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta. Bahkan sebelum jeda minum pertama, Spanyol sudah unggul tiga gol.
Lamine Yamal Kembali dan Langsung Bersinar
Seluruh perhatian tertuju pada Lamine Yamal yang untuk pertama kalinya kembali menjadi starter setelah pulih dari cedera hamstring yang dialaminya pada April lalu.
Pemain berusia 18 tahun itu langsung menunjukkan kualitasnya sejak menit awal. Baru 41 detik pertandingan berjalan, Yamal sudah memperlihatkan aksi memukau dengan gerakan Cruyff Turn yang membuat pemain Arab Saudi Salem Al-Dawsari kehilangan arah.
Tekanan Spanyol akhirnya berbuah hasil pada menit ke-10.
Berawal dari umpan cerdik Alex Baena yang membebaskan Mikel Oyarzabal di sisi kiri, bola kemudian dikirim melintasi kotak penalti. Yamal yang muncul di tiang jauh langsung menyambar bola dan membawa Spanyol unggul 1-0.
Selepas mencetak gol, Yamal berlutut di atas lapangan dan menundukkan kepala sebagai bentuk selebrasi emosional.
Gol tersebut membuat Yamal menjadi salah satu pemain termuda yang pernah mencetak gol pada laga Piala Dunia, hanya kalah dari legenda Brasil, Pele. Kemenangan Spanyol vs Arab Saudi sekaligus menghapus kritik yang muncul setelah hasil imbang melawan Cape Verde.
Oyarzabal Jadi Mimpi Buruk Arab Saudi
Tak lama setelah gol pembuka, Spanyol terus menggempur pertahanan Arab Saudi.
Pada menit ke-21, Aymeric Laporte memanfaatkan kemelut hasil sepak pojok dengan menyundul bola ke arah Oyarzabal. Striker Real Sociedad itu dengan tenang menaklukkan kiper Mohammed Al-Owais untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Hanya dua menit berselang, Spanyol kembali mencetak gol.
Kali ini serangan dibangun dengan sangat indah. Pedro Porro mengirim umpan silang akurat kepada Marc Cucurella. Bek kiri Chelsea itu mengembalikan bola ke tengah sebelum Dani Olmo menyundulnya ke arah Oyarzabal yang langsung menuntaskannya menjadi gol ketiga.
Dalam waktu 23 menit, Arab Saudi sudah tertinggal tiga gol.
Oyarzabal bahkan nyaris mencetak hattrick sebelum jeda. Sepakan indah menggunakan kaki bagian luar sempat mengarah ke gawang kosong, namun hanya membentur mistar.
Statistik Oyarzabal bersama tim nasional Spanyol kini semakin impresif dengan torehan 14 gol dan tujuh assist dalam 13 pertandingan terakhir.
Dominasi Total La Roja
Spanyol tampil luar biasa sepanjang pertandingan.
Rodri mengendalikan tempo permainan dengan menyelesaikan 113 operan, sementara bek muda Pau Cubarsi mencatat akurasi hampir sempurna dengan 98 operan sukses dari 99 percobaan.
Penguasaan bola Spanyol juga menembus angka 70 persen, menunjukkan dominasi mutlak atas Arab Saudi.
Bek tengah Aymeric Laporte mengakui timnya memang ingin mengirim pesan kuat kepada para rival setelah hasil mengecewakan pada laga pertama.
“Kami ingin mengatakan kepada semua orang bahwa kami ada di sini,” ujar Laporte.
Gol Keempat dan Misi Pemulihan Pemain
Arab Saudi semakin terpuruk pada awal babak kedua.
Kembali berawal dari situasi sepak pojok yang gagal diantisipasi dengan baik, Marc Cucurella melepaskan tendangan voli yang mengenai Hassan Tambakti sebelum masuk ke gawang. Skor berubah menjadi 4-0 pada menit ke-49.
Setelah keunggulan besar tersebut, Luis de la Fuente mulai menarik sejumlah pemain utama untuk menjaga kondisi mereka.
Lamine Yamal, Mikel Oyarzabal, Pedri, dan Alex Baena ditarik keluar. Sebagai gantinya, Nico Williams dan Mikel Merino mendapat kesempatan bermain untuk memulihkan kondisi setelah sebelumnya mengalami masalah kebugaran.
Arab Saudi nyaris tak memberikan ancaman berarti sepanjang laga. Kiper Unai Simon bahkan baru melakukan penyelamatan penting pertamanya menjelang menit ke-80.
Spanyol sebenarnya sempat mencetak gol kelima melalui Ferran Torres, namun dianulir VAR karena offside.
Meski demikian, kemenangan 4-0 sudah lebih dari cukup untuk menghapus keraguan yang sempat muncul setelah hasil imbang melawan Cape Verde.
Dengan performa seperti ini, La Roja kembali mengirim sinyal kuat bahwa mereka siap bersaing memperebutkan trofi Piala Dunia 2026.

Tinggalkan Balasan