Tutup Bina Posyandu 2026, Ny. Putri Koster Tegaskan Peran Kader sebagai Ujung Tombak Layanan Masyarakat
DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali Ni Putu Putri Suastini Koster secara resmi menutup kegiatan Bina Posyandu Tahun 2026 yang digelar di Denpasar, Kamis (12/3). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya peran kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan keluarga di tengah masyarakat.
Menurutnya, kader Posyandu memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat dalam memberikan edukasi dan pelayanan dasar. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kader menjadi langkah penting untuk memastikan layanan kepada masyarakat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Peran kader sangat penting karena mereka berada di garis terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kader tidak hanya membantu pelayanan kesehatan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan keluarga,” ujar Ni Putu Putri Suastini Koster.

Dalam kegiatan Bina Posyandu 2026 ini, sebanyak 111 kader dari empat kecamatan di Denpasar mendapatkan pembekalan berbagai materi strategis. Materi tersebut meliputi pemahaman tentang standar pelayanan minimal (SPM), kebijakan terbaru terkait Posyandu, hingga penguatan kapasitas kader dalam memberikan pelayanan yang lebih efektif kepada masyarakat.
Ia menambahkan bahwa ke depan program pelatihan kader Posyandu akan terus ditingkatkan. Pola pelatihan juga akan dibuat lebih spesifik antara kader dan pembina agar materi yang diberikan lebih fokus dan mampu menjawab kebutuhan di lapangan.
“Kami ingin pelatihan berikutnya lebih terarah, sehingga kader dan pembina dapat menjalankan perannya dengan lebih efektif. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan langsung dalam pelayanan di masyarakat,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Ni Putu Putri Suastini Koster juga memberikan apresiasi kepada sejumlah kader yang meraih capaian nilai terbaik selama kegiatan berlangsung. Penghargaan diberikan kepada kader dari Desa Tegal Kertha, Desa Sumerta Kaja, dan Desa Padangsambian atas prestasi yang diraih.
Ia berharap para kader yang telah mengikuti pelatihan dapat menularkan ilmu yang diperoleh kepada kader lain di wilayah masing-masing. Dengan demikian, manfaat dari kegiatan Bina Posyandu dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Ilmu yang didapatkan jangan berhenti di sini. Tularkan kepada kader lainnya di wilayah masing-masing agar manfaatnya semakin luas dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan