DIKSIMERDEKA.COM, JAKARTA – Ketua Karang Taruna Kabupaten Gianyar, I Komang Adi Sudarta, S.P., yang akrab disapa Mangadi, melakukan audiensi resmi ke Sekretariat Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) di Salemba, Jakarta, Senin (9/3). Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara gerakan kepemudaan di daerah dengan arah kebijakan organisasi di tingkat nasional.

Dalam suasana diskusi yang hangat namun penuh substansi, Mangadi memaparkan kondisi organisasi Karang Taruna di Kabupaten Gianyar. Ia menjelaskan bahwa saat ini terdapat sekitar 70 Karang Taruna yang aktif di tingkat desa dan kelurahan, yang menjadi ujung tombak berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Mangadi, fokus utama saat ini adalah mengaktifkan kembali peran pengurus di tingkat kecamatan sebagai penghubung strategis antara kabupaten dan desa. Langkah ini dinilai penting agar proses supervisi, koordinasi, dan pendampingan program dapat berjalan lebih efektif.

“Target kami adalah memperkuat struktur di tingkat kecamatan agar pendampingan terhadap Karang Taruna di desa dan kelurahan lebih terarah. Kami ingin memastikan organisasi ini tidak hanya ada secara administratif, tetapi benar-benar aktif bergerak di tengah masyarakat,” ujar Mangadi.

Selain penguatan struktur organisasi, ia juga menekankan pentingnya pembangunan basis data kepemudaan yang akurat. Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan berbagai program sosial serta pemberdayaan ekonomi pemuda yang lebih tepat sasaran.

Langkah-langkah tersebut mendapat apresiasi dari jajaran Pengurus Nasional Karang Taruna. Ketua Bidang Organisasi PNKT sekaligus Ketua Karateker Pengurus Provinsi Karang Taruna Bali, M.R. Syarif Hasan, menilai inisiatif yang dilakukan oleh Karang Taruna Gianyar menunjukkan kedewasaan dalam tata kelola organisasi.

“Kami sangat menghargai proaktifnya daerah seperti Gianyar yang mampu membangun komunikasi harmonis dengan pengurus pusat. Ini menjadi modal penting untuk memastikan kaderisasi dan program kerja Karang Taruna berjalan sesuai arah kebijakan nasional,” ujar Syarif Hasan, yang akrab disapa Habib Syarif.

Pandangan serupa disampaikan Wakil Bendahara Umum PNKT, Muhammad Iqbal Suyudi. Ia menilai Karang Taruna Gianyar memiliki kesiapan organisasi yang baik, terutama dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi pemuda.

“Kami melihat Gianyar memiliki potensi besar dalam tata kelola organisasi dan pengembangan ekonomi pemuda. Sinergi antara pusat dan daerah sangat penting agar program nasional, khususnya penguatan UMKM pemuda, dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” kata Iqbal Suyudi.

Selain membahas program kerja, pertemuan tersebut juga menyinggung dinamika organisasi Karang Taruna di tingkat wilayah. Diskusi ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan regenerasi kepemimpinan yang progresif di Bali.

Dalam kesempatan itu, Mangadi turut menyampaikan pandangan terkait penguatan organisasi di tingkat provinsi. Ia juga merekomendasikan sejumlah kader potensial yang dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin Karang Taruna Provinsi Bali ke depan.

Audiensi tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus PNKT, antara lain Muhammad Iqbal Suyudi (Wakil Bendahara Umum), M.R. Syarif Hasan (Ketua Bidang Organisasi sekaligus Ketua Karateker PPKT Bali), Ivanhoe Semen (Ketua Bidang Pengembangan Olahraga), Fahmi N. Ismail (Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan), serta Fahmi Aulia Rachman (Bidang Koperasi dan UMKM).

Pertemuan ditutup dengan diskusi terbuka yang berlangsung hangat serta penyerahan plakat sebagai simbol komitmen sinergi berkelanjutan antara Karang Taruna tingkat pusat dan daerah dalam membangun generasi muda yang mandiri dan berdaya saing.