DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR — Pemerintah Provinsi Bali membuka peluang kerja sama di sektor ketenagakerjaan dengan Republik Slovakia sebagai bagian dari penguatan jejaring internasional dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Peluang tersebut mengemuka saat Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Duta Besar Republik Slovakia untuk Indonesia, Tomas Ferko, di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (19/1).

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas secara khusus potensi kerja sama pengadaan dan penempatan tenaga kerja Indonesia, termasuk dari Bali, ke Republik Slovakia. Kerja sama ini diarahkan untuk membuka akses lapangan kerja yang legal, aman, dan berkelanjutan, sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi tenaga kerja migran Indonesia.

Baca juga :  Transparansi Kepada Publik, Pemprov Bali Sajikan LKPD Provinsi Bali Tahun Anggaran 2019 (Audited)

Gubernur Wayan Koster menyambut baik penjajakan tersebut dan menegaskan komitmen Pemprov Bali dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, terampil, dan berdaya saing global. Menurutnya, peluang kerja ke luar negeri harus dibarengi dengan sistem perlindungan yang kuat agar pekerja mendapatkan hak dan kesejahteraan yang layak.

Baca juga :  Cegah Polemik Berulang, DPRD Bali Minta Status Akses Jalan GWK Diumumkan Terbuka

“Kerja sama ketenagakerjaan harus saling menguntungkan. Yang terpenting, tenaga kerja kita terlindungi, memiliki kompetensi, dan ditempatkan secara prosedural,” tegas Koster.

Duta Besar Slovakia, Tomas Ferko, menyampaikan bahwa negaranya membutuhkan tenaga kerja di sejumlah sektor dan melihat Indonesia, termasuk Bali, sebagai mitra potensial. Ia menilai SDM Indonesia dikenal adaptif, pekerja keras, dan memiliki etos kerja yang baik, sehingga peluang kolaborasi di bidang ketenagakerjaan terbuka lebar.

Selain penempatan tenaga kerja, pertemuan juga menyinggung kemungkinan kerja sama pelatihan dan peningkatan keterampilan (upskilling) sebelum penempatan kerja. Skema ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja sekaligus memperkecil risiko permasalahan ketenagakerjaan di negara tujuan.

Baca juga :  Gandeng Komunitas, Pemprov Bali Tampilkan Pergelaran Seni Virtual “Bung Karno Dan Bali”

Pemprov Bali menilai penjajakan kerja sama ini sejalan dengan upaya membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan tata kelola yang baik dan dukungan pemerintah pusat, kerja sama ketenagakerjaan Bali–Slovakia diharapkan menjadi model migrasi tenaga kerja yang aman, bermartabat, dan berkelanjutan.