DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan menggelar refleksi akhir tahun dengan dzikir dan doa bersama, bertempat di Area Lapas, Senin (29/12/025). Refleksi akhir tahun menjadi momentum krusial bagi warga binaan untuk mengevaluasi diri serta menumbuhkan optimisme baru.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono mengatakan kegiatan ini dipandang penting sebagai sarana pembersihan jiwa, sehingga proses reintegrasi sosial dapat berjalan dengan hati yang lebih tenang dan pikiran yang jauh lebih positif.

Baca juga :  Kanwil Ditjenpas Bali–BNNP Perkuat Sinergi Berantas Narkoba di Lapas

Acara dipandu oleh Ustadz Ariful Akmal dan diikuti oleh segenap keluarga besar Lapas Kelas IIA Kerobokan beserta 400 warga binaan yang beragama Muslim.

Lebih lanjut, Hudi Ismono, berharap melalui doa bersama ini, warga binaan mendapatkan ketenangan batin dan kekuatan untuk terus memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih bermanfaat.

Baca juga :  Lapas Kerobokan Tanam Selada dan Cabai Dukung Ketahanan Pangan

Ia menegaskan setiap detik di masa lalu adalah pelajaran, dan setiap tarikan napas di masa depan adalah kesempatan.

“Mari melangkah meninggalkan debu masa lalu, menyongsong fajar baru dengan semangat perubahan yang tak kunjung padam demi hari esok yang lebih cerah,” ungkapnya.

Baca juga :  Lapas Kerobokan Berdayakan Keluarga Warga Binaan Lewat Bantuan Gerobak UMKM

Editor: Agus Pebriana