DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Komisi VII DPR RI mendorong tenaga dokter di Rumas Sakit (RS) Internasional Bali Diisi putra-putri daerah. Untuk mewujudkan hal itu, pemerintah diminta untuk memfasilitasi dengan beasiswa melalui lembaga nasional seperti LPDP atau BUMN.

Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menilai pembangunan Rumah Sakit Internasional Bali yang baru diresmikan lima bulan lalu akan memperkuat pariwisata kesehatan Indonesia.

Baca juga :  ICW Temukan 13 Calon Komisioner Komisi Informasi Pusat Diduga Berafiliasi Politik dan Bisnis

“Dengan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai hampir 6 juta orang, membangun rumah sakit internasional di Bali sangat tepat. Kita tidak boleh kalah dari Singapura atau Malaysia,” katanya optimistis.

Ia pun mendorong agar tenaga dokter di rumah sakit tersebut berasal dari putra-putri terbaik Bali, difasilitasi dengan beasiswa dari lembaga nasional seperti LPDP atau BUMN.

Baca juga :  DPR Dukung Kemenparekraf Tingkatkan Kualitas SDM Pariwisata

“Kami ingin dokter-dokter di sana lahir dari Bali sendiri. Kami siap membantu lewat jejaring kementerian dan DPR,” tambahnya.

Di samping itu, Daulay juga menegaskan, akan memberikan dukungan terkait penanganan sampah serta pengembangan energi bersih, sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Perpres terbaru tentang pengelolaan sampah.

Baca juga :  DPR Akui IKN Belum Siap, Jakarta Tetap Ibu Kota

 “Isu sampah saat ini menjadi isu utama nasional di seluruh wilayah Indonesia. Untuk Bali kami akan memberikan dukungan agar bisa cepat teratasi, sesuai program pusat,” ujarnya.

Editor: Agus Pebriana