DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Komisi VII DPR RI mendorong tenaga dokter di Rumas Sakit (RS) Internasional Bali Diisi putra-putri daerah. Untuk mewujudkan hal itu, pemerintah diminta untuk memfasilitasi dengan beasiswa melalui lembaga nasional seperti LPDP atau BUMN.

Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menilai pembangunan Rumah Sakit Internasional Bali yang baru diresmikan lima bulan lalu akan memperkuat pariwisata kesehatan Indonesia.

Baca juga :  Aher Cari Solusi Status Tanah Adat Warga Sekartaji Klungkung

“Dengan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai hampir 6 juta orang, membangun rumah sakit internasional di Bali sangat tepat. Kita tidak boleh kalah dari Singapura atau Malaysia,” katanya optimistis.

Ia pun mendorong agar tenaga dokter di rumah sakit tersebut berasal dari putra-putri terbaik Bali, difasilitasi dengan beasiswa dari lembaga nasional seperti LPDP atau BUMN.

Baca juga :  Pembobolan ATM Marak Terjadi, Anggota DPR Imbau Masyarakat Lebih Waspada

“Kami ingin dokter-dokter di sana lahir dari Bali sendiri. Kami siap membantu lewat jejaring kementerian dan DPR,” tambahnya.

Di samping itu, Daulay juga menegaskan, akan memberikan dukungan terkait penanganan sampah serta pengembangan energi bersih, sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Perpres terbaru tentang pengelolaan sampah.

Baca juga :  Tahun 2023, DPR RI Soroti Lima Isu Ini 

 “Isu sampah saat ini menjadi isu utama nasional di seluruh wilayah Indonesia. Untuk Bali kami akan memberikan dukungan agar bisa cepat teratasi, sesuai program pusat,” ujarnya.

Editor: Agus Pebriana