DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan terus berinovasi dalam membina kemandirian warga binaannya melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis kerajinan perak.

Melalui program pembinaan kemandirian ini, para warga binaan dibekali keterampilan menghasilkan karya bernilai ekonomi tinggi dengan dukungan mitra usaha MuleJewels sebagai penyedia bahan baku dan pemasaran produk.

Baca juga :  Layanan Kunjungan Lebaran di Lapas Kerobokan Berjalan Tertib, Ratusan Keluarga Temui Warga Binaan

Kepala Lapas Kelas IIA Kerobokan menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan 13 Program Akselerasi Kementerian Hukum dan HAM, khususnya dalam peningkatan kualitas pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.

“Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan pihak swasta, diharapkan program ini mampu menciptakan lapangan kerja baru, menekan angka residivisme, dan membentuk masyarakat yang lebih mandiri setelah bebas nanti,” terangnya

Baca juga :  Kalapas Kerobokan Bertemu Kadis Pertanian Bahas Solusi Pemanfaatan Lahan Terbatas

Adapun karya-karya perak hasil tangan warga binaan kini menjadi salah satu produk unggulan UMKM binaan Lapas Kerobokan. Setiap karya yang dihasilkan bukan hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi simbol perubahan dan semangat baru.

Baca juga :  Lapas Kerobokan Laksanakan Razia Serentak Gabungan, Pastikan Lingkungan Aman

Editor: Agus Pebriana