DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Branding Pelayanan Publik bagi petugas dan tim efektif sebagai bagian dari Proyek Perubahan Sarana Asimilasi Edukatif (SAE) Lembah Hijau, Jumat (17/10/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah inovatif Kalapas Hudi Ismono dalam memperkuat kualitas pelayanan publik dan membangun citra positif Pemasyarakatan melalui pembinaan yang edukatif, produktif, dan berkelanjutan.

Baca juga :  Lapas Kerobokan Matangkan Persiapan Tampil di WCPP 2026

Kegiatan yang digelar di Lapas Kerobokan ini menghadirkan Dr. Muhammad Harry Rahmadi, Widyaiswara Ahli Madya Pusjar SKPP LAN RI, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya branding pelayanan publik untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintah, melalui pelayanan yang komunikatif, berintegritas, dan berorientasi pada hasil.

Menurutnya, aparatur negara harus mampu menampilkan citra positif melalui perilaku dan kinerja yang profesional, sekaligus menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan.

Baca juga :  Kalapas Kerobokan Raih Prestasi Nasional berkat Inovasi SAE Lembah Hijau

Kalapas Kelas IIA Kerobokan, Hudi Ismono, dalam arahannya menyampaikan bahwa pelayanan publik bukan sekadar memberikan layanan administratif, tetapi juga tentang bagaimana membangun kepercayaan dan menghadirkan nilai di tengah masyarakat.

“SAE Lembah Hijau adalah wujud semangat perubahan yang tumbuh dari keberanian untuk berinovasi dan berbuat nyata. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan budaya pelayanan yang lebih responsif dan berkarakter,” ujar Hudi.

Baca juga :  Lapas Kerobokan Ikrar Bersih dari Ponsel Ilegal, Narkoba, dan Penipuan

Ia menambahkan, proyek SAE Lembah Hijau menjadi bagian dari upaya Lapas Kerobokan untuk menciptakan lingkungan pembinaan yang edukatif dan produktif bagi warga binaan, sekaligus meningkatkan profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Editor: Agus Pebriana