Benang Jiwa Melaju ke Final, Angkat Isu Lingkungan Lewat Fashion Berkelanjutan
DIKSIMERDEKA.COM, PALEMBANG – Startup fashion ramah lingkungan Benang Jiwa berhasil menembus babak final Industry–University Immersion Program di Universitas Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan. Ajang ini mempertemukan lima tim terbaik, terdiri atas dua tim dari Universitas Telkom, dua tim dari Universitas Sriwijaya, dan satu tim dari BIM University.
Benang Jiwa hadir dengan konsep unik menjawab isu lingkungan sekaligus sosial. Mereka mengolah limbah tekstil industri menjadi produk fesyen bernilai tinggi, sembari memberdayakan ibu rumah tangga sebagai penjahit mandiri. Prosesnya mencakup pengumpulan limbah, seleksi bahan, hingga produksi bersama jaringan penjahit rumahan. Model bisnis ini menekankan prinsip upcycling sekaligus pemberdayaan individu.
Program Industry–University Immersion dirancang untuk menjembatani dunia akademisi dan industri. Dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE), peserta didorong menciptakan solusi inovatif berbasis capaian pembelajaran, penilaian terukur, serta praktik nyata. Peserta juga menerapkan Integrated Project Based Learning yang menggabungkan riset dengan implementasi langsung di setiap mata kuliah.

Salah satu anggota tim, Galuh Shafira Aqila, mengaku pengalaman ini membuka wawasan baru dalam menggabungkan ilmu bisnis digital dengan isu keberlanjutan. “Kami ingin menunjukkan bahwa fesyen bukan hanya soal tren, tapi juga bisa menjadi medium perubahan sosial. Setiap limbah bisa memiliki kehidupan kedua jika dikelola dengan tepat,” ujarnya.
Senada, Rosalinda Ramadhani menegaskan partisipasi di ajang ini menjadi motivasi besar untuk terus berinovasi. “Kompetisi ini mengajarkan arti kolaborasi, inovasi, dan konsistensi. Benang Jiwa bukan sekadar produk, tetapi gerakan untuk mendorong masyarakat peduli lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi ibu rumah tangga,” ungkapnya.
Sebagai satu-satunya perwakilan BIM University di babak final, Benang Jiwa menunjukkan komitmen mahasiswa dalam menghadirkan solusi bisnis berkelanjutan. Melalui kanal penjualan daring, bazar, hingga kampanye edukasi, mereka bertekad membangun gerakan gaya hidup hijau yang memberi dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan