DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dalam Program Pemberdayaan Petani, PT PLN Indonesia Power UBP Bali Unit PLTDG Pesanggaran mengadakan pelatihan pengawetan bambu bagi anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Kerta Lestari.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 20 Mei 2025, dengan fokus pada metode perendaman bambu dalam kolam pengawetan. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan teknis yang dapat meningkatkan kualitas bambu sebagai komoditas unggulan masyarakat setempat.

Baca juga :  PLN Indonesia Power Bali Tebar Kepedulian, Bagikan Santunan Pendidikan untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Sebanyak 12 anggota kelompok mengikuti pelatihan tersebut, yang juga dihadiri oleh pendamping kelompok dan perwakilan dari Polisi Hutan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bali Selatan.

Dua trainer berpengalaman, yakni Bapak Uut Bambu dan Bapak Ari Gami, didatangkan langsung dari Yogyakarta untuk membagikan keahlian mereka dalam teknik pengawetan bambu yang ramah lingkungan dan efektif.

Baca juga :  PLN Indonesia Power UBP Bali Terima Kunjungan ASEAN Center for Energy

Pelatihan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) perusahaan dalam mendukung pemanfaatan potensi hutan bambu secara berkelanjutan.

Dengan menerapkan metode pengawetan yang tepat, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan nilai jual bambu serta mengurangi risiko kerusakan material akibat serangan hama atau pembusukan.

Baca juga :  PLN Indonesia Power Gilimanuk Serahkan Hewan Qurban untuk Warga Sekitar

Melalui pelatihan ini, PT PLN Indonesia Power berharap dapat mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan Hutan Bambu Sandan, Desa Bangli, Kabupaten Tabanan.

Kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci untuk menjaga kelestarian hutan sekaligus mengoptimalkan manfaat ekonominya bagi masyarakat sekitar.