DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Pemerintah Kota Denpasar menerima Laporan Pertanggungjawaban Penerimaan dan Pengeluaran Bantuan Keuangan Partai Politik Tahun Anggaran 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Bali, Selasa (29/4/2025).

Penyerahan hasil pemeriksaan ini dihadiri oleh delapan perwakilan Partai Politik penerima bantuan, yakni Parpol yang memperoleh kursi di DPRD Kota Denpasar periode 2024–2029.

Hadir langsung Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana bersama Kepala Perwakilan BPK Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira. Turut mendampingi Inspektur Kota Denpasar, Putu Naning Djayaningsih.

Baca juga :  Pemkot Denpasar Gerak Cepat Pulihkan Kawasan Terdampak Banjir

Kepala Perwakilan BPK Perwakilan Provinsi Bali, I Gusti Ngurah Satria Perwira menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan serta memahami lebih dalam latar belakang dan kebijakan partai politik penerima bantuan.

“Adapun bantuan ini diberikan dalam dua tahapan di tahun 2024. Dari hasil laporan pertanggungjawaban ini bisa dikatakan baik namun dengan catatan sedikit perbaikan. Salah satu indikator dikatakan baik karena bantuan telah dipergunakan sesuai dengan ketentuan Permendagri 36 Tahun 2018 yang dimana diprioritaskan untuk program pendidikan politik,” ujarnya.

Baca juga :  TPA Suwung Ditutup 2026, Pemkot Denpasar Prioritaskan Pengelolaan Sampah Swakelola

Sementara Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana mengucapkan selamat datang di Kantor Wali Kota Denpasar kepada Kepala BPK Perwakilan Provinsi Bali beserta jajaran.

“Kami di jajaran Pemkot Denpasar juga tak lupa memberikan apresiasi atas hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh BPK Perwakilan Provinsi Bali,” ujar Sekda Alit Wiradana

Baca juga :  Denfest 2024 Siap Digelar, Usung Tema Ngarumrum Kerta Langu

Pasca hasil laporan pemeriksaan ini, kami akan tetap memohon masukan serta petunjuk agar dapat menjadikan evaluasi nantinya akan ditindaklanjuti lebih lanjut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Editor: Agus Pebriana