DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Caleg DPR RI Dapil Bali I Nyoman Parta berhasil menempati posisi ketiga perolehan suara terbanyak di internal PDI-P. Suara Parta kalah hanya kalah dari Said Abdullah diposisi pertama, kemudian disusul Puan Maharani.

Hal itu diketahui setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI merampungkan rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional untuk 38 provinsi meliputi Pemilu Presiden/Wakil Presiden RI, Pemilu Anggota DPR dan DPD RI pada (20/30) pukul 19.09 WIB.

“Rekapitulasi pilpres serta pemilu anggota DPR dan DPD dari 38 provinsi sudah dilaksanakan. Tentu saja kami menyadari dan mengetahui bersama ada dinamika, ada catatan kejadian khusus, ada catatan keberatan,” kata Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari di Gedung KPU RI, Jakarta, Rabu (20/3/2024).

Baca juga :  PDIP Dukung Langkah Kerjasama Pihak Lain untuk Kelola Pungutan Wisman

Dari hasil rekapitulasi KPU RI, Parta meraih 281.688 suara. Dari suara itu, selain posisi ketiga terbanyak di internal PDI Perjuangan, Parta juga menempati posisi ketujuh perolehan suara DPR RI secara nasional.

Perhitungan itu tanpa menghitung calon dari PPP Ahmad Baidowi yang menempati urutan ketiga yang dipastikan tidak masuk DPR RI lentaran partainya tidak lolos ambang batas parlemen 4%.

Sementara itu, di posisi pertama peraih suara terbanyak PDI Perjuangan diraih oleh Said Abdullah dari dapil Jatim XI dengan total perolehan 528.818 suara. Perolehan suara Said juga merupakan yang terbanyak pertama secara nasional.

Baca juga :  Pilwalkot Denpasar: PDIP dan Gerindra dapat Usung Calon Tanpa Koalisi

Selanjutnya, Puan Maharani menempati posisi kedua prolehan terbanyak dari PDI Perjuangan dengan 297.366 suara dari Dapil Jateng V. Puan juga menempati posisi keenam perolehan suara terbanyak DPR pada pemilu 2024 ini.

Diketahui, dari hasil rekapitulasi oleh KPU RI, PDI-P menempati posisi perolehan suara terbanyak secara nasional dengan total 25.387.279 suara atau 16,72% suara nasional.

Perolehan ini menegaskan dominasi partai bergambar banteng moncong putih itu sebagai pemenang pemilu 2024 dan menang tiga kali (hattrick) pemilu berturut-turut.

Baca juga :  PDI Perjuangan Dorong RUU Perampasan Aset Masuk Prolegnas 2025

Dari 18 parpol nasional, delapan partai dipastikan mesuk parlemen karena mencapai ambang batas sebesar 4%.

Partai Golongan Karya (Golkar) menempati posisi kedua dengan perolehan suara 23.208.654 atau 15,29%. Selanjutnya, Partai Gerindra dan PKB mengisi posisi ketiga dan keempat. Posisi selanjutnya secara berurutan diisi oleh partai NasDem, PKS, Demokrat, dan PAN.

Sementara PPP dan PSI harus merelakan kegagalan dengan suara di bawah ambang batas parlemen sebesar 4%. Secara keseluruhan, suara sah nasional mencapai 151.796.631 suara.

Editor: Agus Pebriana