DIKSIMERDEKA.COM, KALTIM – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) saat ini tengah mengerjakan penataan Sumbu Kebangsaan Tahap I (Plaza Seremoni) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Timur, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR.

Sumbu Kebangsaan Tahap I ini merupakan salah satu infrastruktur IKN prioritas dibangun pada tahap awal tahun 2022-2024. Secara filosofis, Sumbu Kebangsaan merupakan ruang terbuka yang menjadi simbol hubungan harmonis antar alam, manusia dan nilai luhur kebudayaan.

Baca juga :  Padat Karya Tunai Kementerian PUPR, Tingkatkan Jaringan Irigasi dan Pulihkan Ekonomi Perdesaan

Nantinya, Sumbu Kebangsaan ini secara imajiner akan menghubungkan Istana Presiden hingga Mangrove Ecopark melalui serial ruang terbuka, mulai dari Plaza Seremoni, Plaza Sipil/ Bukit Bendera, Plaza Bhinneka, Science and Tech Park, Plaza Adi Budaya, Plaza Pertunjukan hingga Plaza Demokrasi.

Pengerjaan kawasan “Sumbu Nusantara” IKN tahap I. (Foto/Wibisono)

Kepala BPPW Kalimantan Timur Rozali Indra Saputra mengatakan, pekerjaan Penataan Sumbu Kebangsaan Tahap I (Plaza Seremoni) dilakukan secara bertahap dengan mekanisme Design and Build sejak Desember 2022 dan ditargetkan rampung pada Desember 2023.

Baca juga :  Pembangunan Tanggul Sementara Untuk Cegah Banjir Bandang Terulang di Luwu Utara Telah Mencapai 64,83 %

“Penataan Sumbu Kebangsaan Tahap I konstruksinya dilaksanakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero), dengan Konsultan Manajemen Konstruksinya oleh PT Virama Karya (Persero) KSO PT Laras Sembada, dengan nilai kontrak sebesar Rp 365,8 miliar,” kata Indra, Jumat (09/06/23).

Penataan Sumbu Kebangsaan Tahap I terbagi menjadi beberapa zona yaitu Zona 1 yang meliputi Wetland bagian Utara dan Gedung Visitor Center. Lalu Zona 2 terdiri dari Ceremonial Lawn, Gedung Retail & Gallery, Plaza Timur, Plaza Barat, dan Bangunan Toilet & Service.

Baca juga :  Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan 1.005 Unit Huntap di Sulteng

Selanjutnya, Zona 3 yang meliputi Central Promenade, Forest Walk, Forest Trail, Mini Ampitheater, dan Wetland bagian Selatan. Kemudian, Zona 4 dan Zona 5 terdiri dari Shared Street.

Adapun lingkup pekerjaannya meliputi perencanaan, persiapan dan pematangan lahan, pekerjaan lanskap di beberapa zona. Lalu, pekerjaan drainase, jalan, dan gedung visitor center, gedung retail, dan toilet. “Saat ini progress fisik Penataan Sumbu Kebangsaan Tahap I telah mencapai 28,939%,” tutup Indra.

Editor: Nyoman