DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI Pimpinan Daerah Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PD KMHDI) Bali mendesak pemerintah untuk menindak tegas Warga Negara Asing (WNA) yang dinilai ugal-ugalan, menyimpang dan meresahkan masyarakat Bali dalam beberapa waktu belakangan.

Ketua PD KMHDI Bali, Putu Esa Purwita menilai ini bukan kali pertama, WNA di Bali berperilaku menyimpang kemudian viral media sosial. Menurutnya perilaku WNA yang berulang ini merupakan imbas dari kurangnya pengetahuan wisatawan terkait dengan hukum di Indonesia serta norma yang ada di Bali. 

Baca juga :  LBH KMHDI Kecam Represifitas Aparat ke Peserta Aksi Peduli Petani Singkong di Lampung

“Kita sudah pernah dihebohkan oleh adanya wisatawan mancanegara yang melecehkan tempat suci, berkelahi dengan masyarakat lokal, serta tidak mentaati aturan berkendara seperti tidak memakai helm, tidak memakai baju, serta berkendara dengan kecepatan tinggi,” ungkapnya.

Ia pun mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan meningkatkan tindakan preventif dan kuratif. 

Preventif yang dimaksud adalah upaya edukasi kepada wisatawan mancanegara, berupa sebuah aturan yang bisa disampaikan oleh guide yang mendampingi wisatawan mancanegara (wisman), yang tentunya turut diawasi oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali. 

Baca juga :  Puncak HUT ke-31, Ketum KMHDI Ingatkan Indonesia Pernah Jadi Barometer Dunia

Selanjutnya tindakan kuratif, dimana pihak kepolisian harus lebih tegas dalam menindak. Apabila ada wisatawan di Bali yang melanggar lalu lintas. 

“Tak terkecuali juga masyarakat Indonesia yang melanggar aturan lalu lintas, karena bisa saja wisatawan mancanegara mencontoh masyarakat Indonesia yang juga melanggar namun tidak ditindak tegas,” pintanya. 

Putu Esa Purwita juga mempertegas bahwasannya pasca pandemi Covid-19 sangat jarang ditemui operasi razia lalu lintas yang tentunya perlu ditingkatkan untuk menanggulangi pelanggaran lalu lintas oleh wisatawan mancanegara. 

Baca juga :  Dugaan Pencemaran Nama Baik, KMHDI Laporkan Gayatri ke Polda Bali

“Tidak kalah pentingnya, proses mengurus surat izin mengemudi bagi wisatawan mancanegara perlu untuk mendapatkan pengawasan ekstra karena jika proses memperoleh surat izin mengemudi terlaksana dengan baik tentunya persoalan diatas akan mampu diatasi,” tukasnya.

Sebelumnya diketahui dalam beberapa hari terakhir  banyak WNA nakal di Bali melakukan aksi ugal-ugalan di jalan, menggunakan kendaraan dengan plat bodong, dan tidak memakai helm di jalanan. Aksi mereka sangat meresahkan warga Denpasar dan sekitarnya.