DIKSIMERDEKA.COM, DENPASAR, BALI – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bali, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana (UNUD), menggelar aksi damai di depan Gedung Kantor Gubernur Bali, Renon, Kota Denpasar, pada Senin (23/8) sore. 

Koordinator Aksi, Presiden BEM PM UNUD Muhammad Novriasnyah mengungkapkan aksi dilakukan untuk menyuarakan aspirasi dan tuntutan agar pemerintah dapat meningkatkan upaya penanganan dampak pandemi Covid-19. 

“Kami di sini hadir untuk memastikan, kami sampaikan suara dari masyarakat, suara dari mahasiswa. Karena sekarang ini berbicara tentang masyarakat Bali sangat banyak yang membutuhkan bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Baca juga :  Di Forum WEF, Erick Thohir Jelaskan Tiga Fokus Indonesia Tangani Pandemi

Masyarakat Bali yang dominan bekerja di sektor pariwisata, sebutnya, banyak yang gulung tikar karena pariwisata mati akibat dampak pandemi. Untuk itu, ia meminta pemerintah dapat memaksimalkan upaya anggaran penanganan pandemi bagi masyarakat terdampak.

“Kami merasa banyak anggaran yang belum terfokus pada penanganan pandemi. Bisa dilihat bagaimana masyarakat kecil, baik pedagang, tukang sapu jalanan, dan sebagainya, belum banyak mendapatkan distribusi bantuan dari pemerintah,” paparnya. 

Baca juga :  Korban Investasi Bodong PT DOK Gelar Aksi Tuntut Keadilan

Selain itu, Novri juga meminta Pemprov Bali meningkatkan sosialisasi, karena banyak ketidaktahuan dari masyarakat kecil di tingkat bawah yang belum mengetahui cara mendapatkan vaksinasi. 

Mereka juga turut mengkritisi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Mereka meminta agar pemerintah Bali mengevaluasi penerapan kebijakan PPKM yang semakin berkepanjangan, serta meminta Pemprov Bali agar lebih memperhatikan sektor lainnya sebagai alternatif sektor pariwisata. 

Aliansi mahasiswa Bali yang tergabung dalam aksi ini di antaranya; BEM PM Unud, BEM PM Undiknas, BEM REMA Undiksha, BEM IKBM UNHI, BEM ITB STIKOM BALI, dan BEM KBM Politeknik Negeri Bali. 

Baca juga :  Pemkot Denpasar Gelar Upacara Wisuda Bumi, Upaya Niskala Penanganan Pandemi

Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga melakukan aksi teatrikal dan diisi dengan pembagian nasi bungkus kepada masyarakat sekitar. Aksi berlangsung tertib dengan dikawal aparat gabungan Polresta Denpasar dan Satpol PP Provinsi Bali, hingga massa aksi bubar secara mandiri sekitar Pukul 16.57 WITA. “Ya kami turunkan kurang lebih 80 personel,” ujar Kabag Ops Polresta Denpasar Kompol I Made Uder, mewakili Kapolresta Denpasar. (*/sin)