DIKSIMERDEKA.COM, BANGLI, BALI – Maraknya informasi terkait beberapa jenis obat yang digunakan untuk pasien terjangkit covid-19. Guna memastikan ketersediaan obat dan alat kesehatan aman, jajaran Polres Bangli melakukan pengecekan di sejumlah apotek yang tersebar di wilayah Bangli serta untuk memastikan apotek tersebut dalam pengawasan petugas. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, Kamis (08/07).

Menurut AKBP Gusti Agung Dhana, dalam pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19, jajaran turun untuk melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap ketersediaan obat-obatan atau alat kesehatan. Jangan sampai terjadi kegiatan penimbunan obat dan alat kesehatan yang dibutuhkan di masa PPKM ini.

Baca juga :  Presiden Blusukan Cek Ketersediaan Obat di Apotek

“Petugas turun untuk memastikan tidak ada penimbunan, juga harga obat jangan sampai melambung,” sebutnya.

Namun demikian petugas akan tetap melakukan monitoring di lapangan. Kemudian jika terjadi kelangkaan tentu petugas akan menelusuri penyebabnya. Lebih lanjut disampaikan, sejauh ini ketersediaan obat tergolong aman.

Baca juga :  Presiden Blusukan Cek Ketersediaan Obat di Apotek

“Obat-obatan aman, begitu juga untuk ketersediaan masker,” kata Kapolres asal Tabanan ini.

Ditanya soal pengawasan di rumah sakit, mantan Kapolres Mappi Papua ini mengatakan, untuk di rumah sakit sebatas pendataan ketersediaan obat. “Kalau rumah sakit cuma pendataan kelangkaan obat saja. Hasil koordinasi belum ada kelangkaan. Karena memang tidak ada lonjakan pasien, yang dikhawatirkan biasanya obat-obatan yang dijual di apotik maupun di toko obat,” jelasnya.

Baca juga :  Presiden Blusukan Cek Ketersediaan Obat di Apotek

Sementara itu terkait obat jenis Ivermectin yang disebut sebagai obat terapi Covid-19, AKBP Gusti Agung Dhana menyebutkan dari beberapa apotek yang dicek, tidak memiliki obat jenis tersebut. (*/sin)